RADAR MALIOBORO - Percepatan penurunan stunting merupakan salah satu program prioritas nasional.
Sebenarnya, permasalahan stunting ini tidak hanya terjadi di Indonesia.
Namun juga di berbagai negara.
Menurut United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) stunting disebabkan anak kekurangan gizi dalam dua tahun usianya.
Ibu kekurangan nutrisi saat kehamilan, dan sanitasi yang buruk.
Prevalensi stunting di Indonesia saat ini 21,6%.
Sementara target yang ingin dicapai adalah 14% pada 2024.
Diperlukan upaya bersama untuk mencapai target yang telah ditetapkan.
Salah satunya dimulai dari unit terkecil dalam masyarakat, yakni keluarga.
Untuk membantu program pemerintah dalam percepatan penurunan stunting, lima mahasiswa UGM mengkreasikan inovasi snack bar berbahan dasar daun kelor.
Dengan tambahan berupa kacang-kacangan, seperti edamame dan kacang tanah.
Yang digunakan sebagai bahan dasar snack bar.
Baca Juga: Bahaya Tersembunyi Minuman Kolagen, Waspadai Risiko di Balik Janji Kulit Glowing dan Putih
Kelima orang mahasiswa tersebut, Andika Jatra Pratama (FKKMK), Aurel Novalino, Zahra Faizah (FT), Ghina Salwa (Fapet), dan Daniel Phangkay (FTP).
Ide pembuatan snack bar daun kelor ini berangkat dari kegiatan pengabdian mahasiswa di Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Di sini, daun kelor menjadi komoditas yang jumlahnya banyak.
Tetapi kurang dapat diolah masyarakat setempat.
“Tim kami kemudian menghadirkan inovasi pembuatan snack bar dari bahan dasar kelor."
"Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan secara maksimal potensi sumber daya yang dimiliki."
"Untuk menyelesaikan permasalahan stunting,” kata Andika Jatra Pratama (23/8/2024).
Khususnya bagi ibu hamil, kata Andika, daun kelor bisa mencegah stunting pada bayi.
Karena kaya akan nutrisi penting seperti vitamin A, vitamin C, kalsium, protein, dan zat besi.
“Daun kelor memberikan asupan gizi yang diperlukan untuk mendukung perkembangan optimal janin serta mencegah anemia pada ibu hamil,” katanya.
Tim mahasiswa membuat olahan makanan yang dibuat berupa brownies dan snack bar kering.
Bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain tepung terigu, madu sebagai pemanis, daun kelor, kacang tanah.
Ditambah edamame sebagai sumber tambahan gizi dan memberikan tekstur renyah pada makanan.
Baca Juga: Mengenal Hyacinth Macaw, Pesona Burung Biru Eksotis dari Wilayah Amerika Selatan
Kacang tanah dan edamame mengandung asam folat dan zat besi yang mendukung penguatan janin.
Sehingga dapat mencegah stunting pada bayi yang lahir.
Pembuatan snack bar ini menargetkan pelatihan pengolahan daun kelor pada ibu-ibu PKK.
Ibu-ibu PKK Kelurahan Wonodri diberikan pelatihan cara membuat snack bar berbahan dasar daun kelor.
Dengan harapan mereka bisa membagikan kemampuan tersebut.
“Menggandeng ibu-ibu PKK sebagai mitra utama, diharapkan program ini dapat menjadi langkah nyata dalam upaya menekan angka stunting,” kata Jatra, anggota lainnya.
Editor : Iwa Ikhwanudin