Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Cantengan: Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya agar Tidak Semakin Parah

Tastabila Maika Warditya • Rabu, 11 September 2024 | 18:17 WIB
Ilustrasi cantengan.
Ilustrasi cantengan.

RADAR MALIOBORO - Cantengan merupakan kondisi yang sangat umum namun bisa sangat mengganggu, kondisi ini terjadi ketika salah satu sisi atau ujung kuku tumbuh ke dalam daging di area kuku.

Masalah ini kerap menimbulkan nyeri, bengkak, dan kemerahan pada area kuku yang terdampak.

Ibu jari kaki menjadi salah satu bagian yang paling sering mengalami cantengan, meskipun tidak menutup kemungkinan bagian lain dari jari juga bisa terkena.

Cantengan biasanya disebabkan oleh pertumbuhan kuku yang tidak normal, di mana kuku tumbuh ke arah dalam dan menekan jaringan kulit serta daging di sekitarnya.

Hal ini bisa terjadi karena berbagai faktor. Selain karena cara memotong kuku yang kurang tepat, seperti memotong terlalu pendek atau menembus bagian pinggir kuku, ada beberapa faktor lain yang turut berkontribusi.

Beberapa penyebab cantengan antara lain:

- Menggunakan sepatu atau kaus kaki yang terlalu sempit atau ketat, yang memberikan tekanan berlebihan pada kuku.
- Kurang menjaga kebersihan kaki, apalagi jika sering menggunakan alas kaki saat kondisi kaki masih basah atau berkeringat.
- Mengalami cedera pada kuku, seperti bekas tersandung, tertimpa benda berat, atau terkena tekanan berulang dari aktivitas tertentu, misalnya menendang bola.

- Bentuk kuku yang melengkung, atau dikenal dengan istilah curved toenails, yang berisiko tumbuh dan menusuk ke dalam daging di sekitarnya.
- Infeksi jamur pada kuku, yang bisa memperburuk kondisi cantengan.
- Profesi tertentu yang menyebabkan kuku sering mendapat tekanan, seperti atlet atau pekerja yang banyak berdiri dan berjalan.
- Hiperhidrosis, atau kondisi di mana kaki mudah sekali berkeringat, juga dapat menjadi pemicu cantengan.

Gejala cantengan biasanya cukup mudah dikenali. Berikut ini adalah beberapa gejala yang muncul:

- Kuku yang mengalami cantengan terasa nyeri saat disentuh atau mendapat tekanan, terutama ketika memakai sepatu.
- Pembengkakan dan kemerahan di sekitar kuku yang terkena, membuat kulit di sekitarnya terasa keras dan kencang.

- Kadang, ada penumpukan cairan di sekitar area kuku yang terkena.
- Jika cantengan sudah terinfeksi, penderita bisa mengalami keluarnya nanah atau darah dari kulit sekitar kuku, bahkan disertai gejala seperti demam, rasa tidak enak badan, atau meriang.

Meski terkesan sederhana, cantengan bisa sangat menyakitkan jika tidak ditangani dengan benar.

Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menangani cantengan secara mandiri, di antaranya:

Baca Juga: September dan Lagu Ikonik Green Day: Fakta Mengejutkan tentang Wake Me Up When September Ends yang Jarang Kamu Tahu

- Rutin membersihkan kaki dengan air dan sabun.
- Merendam kaki di air hangat selama 15–20 menit, sebanyak 3–4 kali sehari.
- Mengonsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol, untuk meredakan rasa sakit.
- Menjaga agar kaki tetap kering, serta menghindari penggunaan alas kaki atau kaus kaki yang terlalu ketat.
- Sebisa mungkin gunakan alas kaki dengan ujung terbuka, seperti sandal, sehingga kuku tidak mendapatkan tekanan berlebih.

Selain penanganan, pencegahan cantengan juga penting untuk diperhatikan. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah kondisi ini, yaitu:

- Hindari memotong kuku terlalu melengkung, usahakan memotong kuku lurus dan tidak terlalu pendek.
- Gunakan alas kaki yang pas dan nyaman, serta aman bagi kuku kaki.

- Hati-hati saat melakukan aktivitas yang berisiko menimbulkan cedera pada kuku, seperti berolahraga atau melakukan pekerjaan berat.
- Jaga kebersihan kaki dengan rajin mencuci, menggunakan pelembap, dan memastikan kaki selalu kering sebelum menggunakan alas kaki.
- Jika memiliki kondisi khusus, seperti kuku yang tumbuh melengkung atau terlalu tebal, kontrol secara berkala ke dokter untuk mencegah munculnya cantengan yang lebih serius.

Cantengan mungkin tampak sebagai masalah kecil, namun dampaknya bisa sangat mengganggu aktivitas harian.

Oleh karena itu, penting untuk merawat kuku kaki dengan baik, menjaga kebersihan, dan mengenakan alas kaki yang sesuai demi mencegah cantengan.

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#menjaga kebersihan #pertumbuhan kuku #cantengan #alas kaki