RADAR MALIOBORO - Kolestrol sering dianggap musuh terhadap kesehatan tubuh, akan tetapi bisa menjadi berguna. Dalam kadar yang normal, kolestrol justru dibutuhkan.
Namun apabila kadar kolestrol tinggi, perlu kamu waspadai karena resiko akan berbagai penyakit serius seperti hipertensi, diabetes, atau stroke.
Banyak yang tidak menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari yang terlihat biasa saja dapat memicu meningkatnya kolestrol jahat (LDL) dalam tubuh.
Berikut tujuh kebiasaan yang perlu kamu waspadai
1. Mengonsumsi Makanan Tinggi Lemak Jenuh dan Lemak Trans
Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya kadar kolestrol.
Lemak jenuh terdapat di dalam daging merah, produk susu berlemak, dan makanan olahan. Sementara itu, lemak trans banyak terdapat pada makanan yang digoreng, kue kering, dan makanan cepat saji.
Mengonsumsi makanan yang memiliki lemak jenuh dan lemak trans secara berlebihan dapat meningkatkan kolestrol jahat dalam tubuh. Tidak hanya itu, kolestrol jahat dapat menurunkan kolestrol baik (HDL) yang berperan melindungi jantung.
2. Kurangnya Aktivitas Bergerak
Kurangnya aktivitas bergerak dapat memicu penumpukan kolestrol dalam darah, Ketika tubuh tidak aktif bergerak lemak akan mengendap di dalam pembuluh darah.
Lakukan Aktivitas fisik seperti olahraga secara teratur, jogging, atau bersepeda dapat membantu kolestrol baik dan membakar lemak jahat didalam tubuh.
3. Kebiasaan Merokok
Merokok secara berlebihan penyebab Utama naiknya kadar kolestrol jahat dalam tubuh, karena rokok memiliki zat-zat akrolein yang dapat meningkatkan kadar kolestrol jahat.
Cara kerja zat akrolein menghalangi kerja enzim yang bertanggung jawab untuk menjaga kadar kolestrol baik agar tetap pada batas normal.
4. Kelebihan Berat Badan
Kelebihan berat abadan atau obesitas adalah satu faktor utama yang dapat memicu peningkatan kolestrol jahat. Karena, lemak berlebihan di area perut sering dikaitkan dengan peningkatan resiko kolestrol tinggi dan penyakit kardiovakular.
5. Pola Makan yang Tidak Seimbang
Melewatkan sayuran, buah-buahan dan serat dalam pola makan sehari-hari juga dapat memicu kolestrol tinggi. Karena makanan yang akan kaya serat seperti oatmeal, kacang-kacangan dan buah-buahan dapat membantu menurunkan kadar kolestrol.
Sebaiknya hindari makanan yang didominasi oleh makanan olahan, tinggi gula, dan minim serat, justru dapat memperburuk kondisi kolestrol.
6. Pola Tidur yang Berantakan dan Stres Berlebihan
Tidur secara tidak konsisten dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, termasuk meningkatkan kadar kolestrol.
Termasuk stres yang tidak dikelola dengan baik baik juga dapat memicu pola makan yang tidak sehat dan meningkatkan produksi hormon kortisol yang dapat memperburuk kadar kolestrol.
Kombinasi antara stres dan kurang tidur dapat membuat seseorang cenderung memilih makanan yang tidak sehat dan menghindari aktivitas fisik, hal ini dapat meperparah masalah pada kolestrol.
7. Mengonsumsi Alkohol Secara Berlebihan
Menum alcohol dapat berdampak buruk pada kadar kolestrol dan kesehatan jantung, alkohol yang dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan trigliserida, salah satu jenis lemak dalam darah yang kadarnya terlalu tinggi.
Hal ini dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, dan dapat mempengaruhi metabolisme dalam tubuh yang dapat memicu peningkatan kadar kolestrol.
Kamu dapat menerapkan beberapa Langkah untuk mencegah kolestrol jahat mengusai tubuh, berikut langkah pencegahan kolestrol tinggi ;
- Pilih Makanan Sehat: Kurangi lemak jenuh dan trans, perbanyak serat dari buah, sayur, dan biji-bijian.
- Rutin Berolahraga: Lakukan aktivitas fisik setidaknya 30 menit per hari.
- Hindari Rokok dan Alkohol: Berhenti merokok dan batasi konsumsi alkohol.
- Kelola Stres dan Tidur Cukup: Atur stres dengan baik dan tidur 7-8 jam per malam.
- Kontrol Berat Badan: Jaga berat badan ideal untuk mengurangi risiko kolesterol tinggi.
Dengan langkah-langkah ini, kita bisa menjaga kadar kolesterol tetap sehat dan melindungi jantung.
(Windu Fitri Yansi ; Bebagai Sumber)
Editor : Iwa Ikhwanudin