RADAR MALIOBORO – Semakin banyak anak-anak di Indonesia yang tanpa disadari mengonsumsi gula melebihi batas aman setiap harinya.
Lewat sebuah video edukatif yang viral di akun Instagram @bobbyida, para orang tua diperingatkan akan bahaya yang mengintai di balik makanan dan minuman sehari-hari yang tampaknya sehat.
Dengan konsumsi gula yang bisa mencapai tiga kali lipat dari anjuran, risiko kesehatan serius seperti obesitas dan prediabetes kini semakin mengancam generasi muda.
Akun Instagram @bobbyida baru-baru ini menggugah perhatian banyak orang tua dengan sebuah peringatan penting terkait konsumsi gula berlebih pada anak-anak di Indonesia.
Melalui sebuah video edukatif, akun ini mengungkap fakta mencengangkan: mayoritas anak-anak di Indonesia mengonsumsi lebih dari 70 gram gula per hari sekitar tiga kali lipat dari batas aman yang dianjurkan.
Kebiasaan Sehari-hari Penyebab Gula Berlebih
Tanpa disadari, banyak orang tua memberikan makanan dan minuman yang mengandung gula tinggi, seperti minuman sachet untuk sarapan, susu manis, roti, jus buah, hingga cemilan sebelum tidur.
Meskipun produk seperti susu dan roti sering dianggap sebagai pilihan sehat, kenyataannya banyak dari produk ini mengandung gula tambahan dalam jumlah besar.
Dalam video tersebut dijelaskan bahwa:
• Satu porsi susu bisa mengandung hingga 11 gram gula (setara satu sendok makan gula).
• Roti mengandung sekitar 8 gram gula.
• Jus buah bisa menyumbang hingga 23 gram gula per porsi.
• Cemilan malam hari bisa menambah sekitar 13 gram gula lagi.
Akumulasi dari berbagai sumber ini dengan cepat membuat asupan gula harian anak-anak jauh melebihi batas yang aman.
Risiko Kesehatan Serius di Masa Depan
Konsumsi gula berlebih ini berisiko tinggi memicu berbagai masalah kesehatan serius pada anak-anak, termasuk obesitas, prediabetes, dan bahkan penyakit ginjal.
“Keputusan kecil, seperti memberikan jus atau cemilan manis, tampaknya tidak berbahaya, tapi jika terus dilakukan dapat berdampak besar,” ujar @bobbyida dalam videonya.
Mengurangi Gula, Menjaga Kesehatan Anak
Kampanye yang dilakukan @bobbyida ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para orang tua tentang pentingnya membatasi asupan gula dalam pola makan anak-anak.
Orang tua didorong untuk lebih selektif dalam memilih makanan dan minuman, serta memeriksa kandungan gula dalam setiap produk yang diberikan kepada anak.
Dengan langkah sederhana namun konsisten, diharapkan keluarga-keluarga di Indonesia dapat membentuk kebiasaan makan yang lebih sehat, sehingga anak-anak tumbuh lebih sehat dan terhindar dari risiko penyakit serius di kemudian hari.
Informasi lengkap ini telah dibagikan secara luas di media sosial melalui akun Instagram @bobbyida, dan diharapkan mampu memicu perubahan yang positif dalam pola makan anak-anak di seluruh Indonesia. (Muhammad Irfan Arib)
Editor : Winda Atika Ira Puspita