Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Real Food: Pengertian, Contoh, dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 30 Oktober 2024 | 11:25 WIB
ilustrasi sayuran
ilustrasi sayuran

RADAR MALIOBORO - Seiring meningkatnya kesadaran akan pola hidup sehat, konsep “real food” kian populer dan menjadi sorotan di kalangan masyarakat.

Makanan ini dipilih bukan hanya karena kualitasnya yang tinggi, tetapi juga karena dipercaya mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan tubuh.

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan real food? Mengapa makanan ini dianjurkan untuk dikonsumsi?

Simak ulasan berikut untuk mengetahui lebih lanjut.

Pengertian Real Food

Real food merujuk pada makanan alami yang minim atau bahkan bebas dari proses pengolahan industri dan tambahan bahan kimia. Makanan ini biasanya tidak mengalami pemrosesan berlebihan sehingga nilai gizinya tetap utuh.

Real food dapat ditemukan dalam bentuk aslinya seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, serta produk hewani seperti daging dan telur yang berasal dari peternakan yang mengedepankan kualitas.

Pada dasarnya, konsep real food menekankan pentingnya mengonsumsi makanan dengan kandungan nutrisi yang masih alami. Tanpa bahan pengawet, pewarna buatan, atau bahan tambahan lainnya, makanan jenis ini diyakini lebih aman dan sehat untuk tubuh.

Contoh Real Food

Beberapa contoh makanan yang tergolong dalam kategori real food antara lain:

1. Buah dan Sayuran Segar
Buah-buahan dan sayuran segar menjadi pilihan utama sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat. Konsumsi secara rutin akan menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

2. Biji-bijian Utuh
Gandum utuh, beras merah, dan quinoa adalah contoh biji-bijian yang tidak mengalami pemrosesan berlebihan. Kandungan seratnya yang tinggi baik untuk kesehatan jantung dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

3. Daging, Ikan, dan Telur
Produk hewani yang dipelihara tanpa penggunaan hormon dan antibiotik, seperti ayam kampung, ikan segar, dan telur organik, dianggap lebih bernutrisi dan lebih baik bagi tubuh.

4. Kacang-kacangan dan Biji-bijian
Almond, kenari, chia, dan flaxseed adalah contoh kacang dan biji-bijian yang kaya akan lemak sehat, protein, serta antioksidan.

Manfaat Real Food bagi Kesehatan

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi real food dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh, antara lain:

- Meningkatkan Fungsi Pencernaan
Kandungan serat yang tinggi pada buah, sayuran, dan biji-bijian akan membantu proses pencernaan berjalan dengan lebih lancar. Masalah pencernaan seperti sembelit dapat dicegah dengan pola makan berbasis real food.

- Menjaga Berat Badan Ideal
Mengonsumsi makanan alami tanpa tambahan gula dan bahan pengawet diyakini dapat membantu mengontrol berat badan. Kandungan nutrisi yang padat dalam real food membuat tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga mengurangi keinginan untuk ngemil.

- Menurunkan Risiko Penyakit Kronis
Makanan yang kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral akan memberikan perlindungan bagi tubuh dari berbagai penyakit kronis seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

- Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Dengan kandungan nutrisi yang lebih lengkap dan alami, real food mampu memperkuat sistem imun tubuh, membuat tubuh lebih tahan terhadap berbagai infeksi dan penyakit.


Memilih untuk mengonsumsi real food menjadi langkah yang bijak dalam menjaga kesehatan tubuh jangka panjang.

Dengan mengurangi konsumsi makanan olahan, tubuh akan memperoleh nutrisi yang lebih berkualitas dan alami.

Gaya hidup ini juga lebih ramah lingkungan karena mendukung produksi makanan yang berkelanjutan.

Beralih ke real food mungkin memerlukan adaptasi, tetapi manfaatnya bagi kesehatan sangat berharga untuk dipertimbangkan. *

(Ndayu Fulandari) berbagai sumber

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Real food #manfaat #kesehatan #Pengertian