Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Rasa Manis pada Pasta Gigi Anak Berasal dari Apa? Berikut Penjelasannya

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 30 Oktober 2024 | 11:40 WIB
ilustrasi seorang anak laki-laki sedang menyikat gigi (pinterest)
ilustrasi seorang anak laki-laki sedang menyikat gigi (pinterest)

RADAR MALIOBORO - Rasa manis pada pasta gigi anak bukanlah kebetulan semata. Hal ini dilakukan untuk menarik minat anak-anak dalam menjaga kebersihan gigi mereka sejak dini.

Namun, banyak orang tua yang khawatir apakah kandungan manis ini aman atau justru berbahaya bagi kesehatan gigi dan mulut si kecil.

Dalam produk pasta gigi anak, rasa manis tersebut dihasilkan dari bahan-bahan pemanis buatan atau alami. Salah satu pemanis yang sering digunakan adalah xylitol, sejenis pemanis alami yang diperoleh dari serat tumbuhan.

Xylitol dikenal memiliki rasa manis yang mirip dengan gula, namun memiliki manfaat tambahan karena dapat membantu mencegah pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang. Selain xylitol, beberapa produk juga menggunakan pemanis seperti sorbitol, maltitol, dan stevia, yang dianggap aman bagi anak-anak dan tidak merusak gigi.

Penambahan pemanis ini dilakukan dengan pengawasan ketat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memastikan keamanannya.

Takaran pemanis pada pasta gigi anak telah disesuaikan agar tetap aman bila tertelan dalam jumlah kecil, mengingat anak-anak cenderung menelan pasta gigi saat menggosok gigi.

Meski aman, orang tua tetap diimbau untuk mengawasi anak-anak saat menyikat gigi agar pasta gigi tidak tertelan terlalu banyak.

Pemakaian yang tepat akan memberikan manfaat maksimal dalam menjaga kesehatan gigi tanpa menimbulkan risiko kesehatan lainnya. *

(Ndayu Fulandari) berbagai sumber

Editor : Iwa Ikhwanudin
#pasta gigi #menyikat gigi #kebersihan gigi