RADAR MALIOBORO – Setiap orang pasti memiliki ritme kehidupan yang diikuti tubuh manusia dalam durasi 24 jam.
Ritme ini memberi tahu tubuh anda kapan harus tidur dan kapan harus bangun. Ritme ini disebut dengan ritme sirkadian.
Ritme sirkadian juga mempengaruhi hormon, pencernaan, dan suhu tubuh.
Tubuh seseorang mengatur ritme sirkadian secara alami, dipandu oleh otak. Faktor eksternal juga bisa mempengaruhi ritme sirkadian, seperti cahaya.
Saat cahaya memasuki mata, sel-sel mengirimkan pesan ke otak untuk berhenti memproduksi melatonin atau hormon yang membantu tidur.
Hal itu dikarenakan cahaya dan kegelapan memiliki pengaruh yang paling besar pada ritme sirkadian.
Selain itu ada beberapa hal yang memengaruhi ritme sirkadian seperti, asupan makanan, stress, aktivitas fisik, suhu, kesehaan mental, dan kebiasaan tidur yang buruk.
Jika ritme sirkadian terganggu, bisa mengakibatkan banyak masalah kesehatan, dari masalah kesehatan jangka pendek hingga jangka panjang.
Gangguan ritme sirkadian jangka pendek, seperti:
• Keterlambatan penyembuhan luka
• Perubahan hormon
• Masalah pencernaan
• Fluktuasi suhu
• Kekurangan energi
Kondisi kesehatan jangka panjang yang diakibatkan gangguan ritme sirkadian termasuk
• Gangguan metabolisme
• Gangguan sistem endokrin
• Gangguan sistem saraf
Oleh sebab itu, untuk menjaga ritme sirkadian tubuh, kita bisa melakukan hal-hal berikut
• Mencoba melakukan aktivitas harian
• Melakukan aktivitas dibawah sinar matahari pagi
• Melakukan aktivitas fisik setiap hari
• Menghindari atau mengurangi kafein atau alcohol terutama di malam hari
• Tidak memainkan smart phone sebelum tidur
• Tidak tidur di waktu sore
Sangat penting untuk menjaga ritme sirkadian pada tubuh, karena kesehatan tubuh sangat dipengaruhi oleh ritme ini.
Dengan menjaga ritme sirkadian tubuh bisa beraktivitas dan beristirahat sesuai dengan porsinya.
(Shofiyullah)