RADAR MALIOBORO -Mugwort bukan tanaman yang tidak asing di telinga. Uniknya tanaman mugwort ( Artemisia vulgaris L. ) sering dikira gulma invasif karena penyebarannya yang cepat sehingga biasa disingkirkan. Namun seiring perkembangan ilmu pengetahuan, tanaman ini mulai dimanfaatkan sebagai herbal untuk pengobatan tradisional, Tiongkok salah satu negaranya. Tentu saja, tanaman mugword pun menjadi bahan yang populer dalam pembuatan skincare, terutama masker wajah.
Tanaman Mugwort sebagai tanaman herbal bersifat antibakteri, antijamur, antiinflamasi dan antitumor. Selain itu, terdapat kandungan vitamin C dan E dalam tanaman herbal ini. Dikarenakan memiliki banyaknya kandungan, tanaman mugwort memiliki segudang manfaat untuk perawatan kulit, yaitu, meredakan iritasi dan melembapkan kulit dengan kandungan antiinflamasi dan vitamin C. Vitamin C juga dapat membantu mencegah penuaan dini, mengatasi jerawat, dan membuat kulit semakin cerah.
Selain untuk kesehatan kulit, ternyata mugwort juga memiliki banyak manfaat di kesehatan lainnya. Hal ini sejalan mengapa tanaman herbal ini telah dipergunakan sebagai bahan pengobatan tradisional sejak turun-temurun terutama bagi bangsa Tiongkok. Berikut ini penjelesan lebih lanjut manfaat Mugwort:
*1. Membantu Proses Persalinan Normal*
Meskipun masih perlu penelitian lebih lanjut terkait keamanan dan efektivitasnya, mugwort diyakini dapat memicu kontraksi rahim sejak dahulu. Keyakinan ini berdasarkan salah satu teknik yang bernama moksibusi, yaitu pembakaran ramuan di bagian tubuh tertentu yang didasarkan keinginan yang hendak dicapai oleh praktisi. Moksibusi juga digunakan selama menjalani akupuntur dalam peningkatan efektivitas praktik Tiongkok kuno ini.
Ada dua studi yang menunjukkan bukti manfaat moksibusi sebagai penunjang untuk mencegah atau mengurangi risiko kelahiran sungsang. Studapadi pertama termuat dalam _Cochrane Library_ yang mencatat bahwa metode moksibusi dapat dilakukan sendiri atau mengkombinasikan metode ini dengan teknik akupuntur atau postural. Studi selanjutnya adalah _Hindawi_ menyatakan moksibusi merupakan penghasil turunnya penggunaan oksitosin dibandingkan bila tanpa pengobatan. Oksitosin ialah hormon yang memiliki peran untuk mengurangi stres, menenangkan seseorang, dan mengatasi rasa sakit selama persalinan.
Namun perlu digarisbawahi, jangan menggunakan mugwort pada kehamilan awal karena dapat memicu kontraksi dinding rahim sehingga menyebabkan risiko keguguran.
*2. Membantu meringankan kolik atau kram perut selama menstruasi*
Berhubungan dengfan teknik moksibusi sebelumnya, daun mugwort dapat meredakan nyeri pada rahim, salah satunya, nyeri haid.
*3. Meredakan Iritasi Kulit*
Tanaman herbal ini cocok bagi yang memiliki kulit sensitif karena mudah terkena gejala iritasi. Hal ini disebabkan kandungan senyawa bersifat antiinflamasi sehingga dapat mengatasi gatal, kemerahan, bengkak, dan ruam kulit.
_4. Melembapkan dan Meningkatkan Kecerahan Kulit_
Tanaman Mugwort memiliki vitamin C yang memang berfungsi merawat kulit dari dalam sehingga menjaga kulit tetap lembap. Selain itu, Kulit terhindar dari keretakan akibat dehidradi kulit kering dan membuat kulit jauh lebih halus dan terhidrasi dengan baik.
Selain itu, vitamin C pada mugwort membantu peningkatan produksi kolagen sehingga kerutan berkurang serta menurunkan melanin yang merupakan pigmen warna kulit agar kulit juah lebih cerah.
*5. Mencegah Penuaan Dini dan Mengatasi Jerawat*
Vitamin C yang dimiliki oleh mugword juga merupakan antioksidan sehingga dapat mencegah gejala penuaan dini seperti kerutan dan flek hitam yang disebabkan paparan sinar UV berlebihan.
Antioksidan ini juga memiliki peran dalam menetralisir radikal bebas pada kulit. Selain itu, antioksidan dalam vitamin C dapat membantu pencegahan oksidasi dan penumpukan sebum pada dalam pori-pori sehingga mengurangi terbentuknya komedo dan jerawat. Tanaman herbal ini juga memiliki antibakteri sehingga dapat mengusir bakteri _Staphylococcus epidermidis_ dan _Propionibacterium acnes_ yang menyebabkan jerawat meradang.
*6. Membantu mereda Gatal yang disebabkan Alergi dan Eksim*
Senyawa antioksidan dalam mugwort dapat meningkatkan gen yang memproduksi protein penting dalam membentuk struktur kulit, yaitu, loricrin dan filaggrin sehingga kulit menjadi lebih kuat. Apabila kulit semakin kuat, rangsangan gatal akibat alergi dan eksim dapat ditangkal.
Namun, perlu saran dan diskusi dengan dokter dahulu bagi pengidap alergi maupun eksim dalam penggunaan mugwort untuk meredakan gatal.
Mugwort yang disangka gulma ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan terutama perawatan kulit. Maka, tak heran banyak produk skincare menggunakan mugwort sebagai bahan utama. Namun perlu diperhatikan bahwa setiap orang memiliki jenis dan permasalahan kulit yang berbeda, ada baiknya meriset dahulu bahan dan kandungan dalam produk apakah sesuai dengan kebutuhan kulit. Selian itu, akan lebih baik lagi jika berkonsultasi dahulu kepada dokter spesialis terutama bagi yang memiliki kulit sensitif atau alergi.
(Anastasia Srinovanda Cahyaningrum)
sumber : berbagai sumber
Editor : Iwa Ikhwanudin