RADAR MALIOBORO - Saat menjalankan ibadah puasa, tubuh membutuhkan energi yang cukup untuk menjalani aktivitas sehari-hari tanpa makan dan minum hingga waktu berbuka.
Namun, ada beberapa kebiasaan yang sering dilakukan setelah sahur yang mungkin menimbulkan pertanyaan, salah satunya adalah buang air besar (BAB). Banyak yang percaya bahwa BAB setelah sahur dapat mengurangi energi selama berpuasa. Benarkah demikian?
Setelah sahur, tubuh mulai mencerna makanan yang dikonsumsi. Sistem pencernaan akan bekerja untuk menyerap nutrisi dari makanan sebelum akhirnya membuang sisa yang tidak diperlukan.
Waktu pencernaan makanan bervariasi tergantung jenis makanan yang dikonsumsi. Makanan tinggi serat, seperti buah dan sayuran, dapat mempercepat proses pencernaan, sehingga seseorang lebih cepat merasa ingin BAB setelah sahur.
BAB itu sendiri adalah proses alami tubuh untuk membuang zat-zat sisa yang tidak dapat diserap. Secara fisiologis, BAB tidak secara langsung menyebabkan kehilangan energi dalam jumlah besar.
Yang lebih mempengaruhi energi selama puasa adalah kandungan nutrisi yang dikonsumsi saat sahur, seperti karbohidrat kompleks, protein, dan lemak sehat yang dapat memberikan cadangan energi lebih lama.
Namun, jika seseorang mengalami diare setelah sahur, kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi dan kehilangan elektrolit yang berkontribusi pada rasa lemas saat berpuasa. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik sebelum memulai puasa.
Untuk memastikan energi tetap optimal selama berpuasa, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
1. Pilih makanan tinggi serat dan protein, makanan berserat membantu pencernaan tetap lancar tanpa menyebabkan gangguan. Protein juga membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.
2. Hindari makanan pencahar alami berlebihan, memakan buah seperti pepaya, pisang, dan makanan tinggi lemak bisa mempercepat pergerakan usus dan menyebabkan BAB lebih cepat.
3. Minum cukup air, pastikan tubuh terhidrasi dengan baik agar sistem pencernaan tetap optimal.
4. Beraktivitas secara wajar setelah sahur atau jangan langsung kembali tidur setelah sahur karena bisa memperlambat pencernaan.
BAB setelah sahur bukanlah penyebab utama kehilangan energi selama berpuasa. Justru, proses pencernaan yang sehat membantu tubuh tetap berfungsi dengan baik. Namun, jika BAB berlebihan atau disertai gangguan pencernaan seperti diare, hal ini dapat menyebabkan dehidrasi dan berkurangnya energi saat berpuasa.
(Adinda Tyas Ramadhani)
Editor : Iwa Ikhwanudin