Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Air Es Dapat Membekukan Lemak dan Bikin Gemuk, Berikut Fakta-faktanya

Iwa Ikhwanudin • Selasa, 4 Maret 2025 | 12:52 WIB
Ilustrasi minuman dingin.   Sumber: freepik
Ilustrasi minuman dingin. Sumber: freepik

RADAR MALIOBORO - Banyak orang percaya bahwa minum air es bisa membekukan lemak dalam tubuh dan menyebabkan kegemukan. Mitos ini sering beredar di masyarakat, membuat sebagian orang menghindari air es demi menjaga berat badan. Namun, benarkah anggapan ini? Mari kita bahas berdasarkan fakta ilmiah.  

Salah satu kepercayaan yang berkembang adalah bahwa air es yang diminum akan langsung mendinginkan tubuh hingga menyebabkan lemak membeku dan sulit dicerna. Faktanya, tubuh manusia memiliki suhu yang stabil, sekitar 36-37°C.  

Ketika kita minum sesuatu yang dingin, tubuh secara otomatis akan menyesuaikan suhu minuman tersebut agar sesuai dengan suhu internal. Ini berarti air es tidak akan membekukan lemak dalam tubuh karena sistem pencernaan dan metabolisme bekerja untuk menjaga keseimbangan suhu.  

Faktanya, air es tidak membuat gemuk, justru bisa membantu membakar kalori. Salah satu mitos lain yang sering muncul adalah bahwa air es menyebabkan penumpukan lemak dan membuat seseorang lebih mudah gemuk. Kenyataannya, air es tidak mengandung kalori, sehingga tidak akan langsung menyebabkan kenaikan berat badan.  

Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum air dingin bisa meningkatkan metabolisme tubuh. Ketika tubuh berusaha menghangatkan air dingin yang dikonsumsi, ia membakar sedikit lebih banyak kalori dalam prosesnya. Walaupun efek ini tidak besar, namun minum air es justru bisa membantu dalam proses pembakaran kalori, bukan menambah lemak.  

Jadi, apa yang sebenarnya membuat gemuk  

Kenaikan berat badan terjadi ketika jumlah kalori yang dikonsumsi lebih banyak dibandingkan yang dibakar oleh tubuh. Faktor utama yang menyebabkan kegemukan adalah:  

1. Konsumsi makanan tinggi kalori, makanan tinggi lemak dan gula, seperti junk food dan minuman manis, lebih berkontribusi terhadap penumpukan lemak dibandingkan air es.  

2. Kurangnya aktivitas fisik, gaya hidup yang kurang aktif dapat menyebabkan kalori yang masuk ke tubuh tidak terbakar dengan baik, sehingga tersimpan sebagai lemak.  

3. Pola makan yang tidak sehat makan berlebihan, terutama pada malam hari tanpa diimbangi dengan aktivitas fisik, juga dapat memicu penambahan berat badan.

Baca Juga: Kebijakan Sistem Traveling Baru dari Presiden AS Donald Trump, Dapat Mempengaruhi Pariwisata Global

4. Faktor genetik dan hormonal, beberapa orang lebih rentan mengalami kenaikan berat badan karena faktor keturunan atau kondisi kesehatan tertentu.  

Jadi, jangan takut minum air es ya! (Adinda Tyas Ramadhani)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#minum es berlebihan #Minum es bikin gemuk #minum es