RADAR MALIOBORO - Mie instan merupakah salah satu produk makanan instan yang digemari masyarakat Indonesia.
Rasanya nikmat dan cara mengolahnya praktis, menjadi pilihan yang tepat dalam menyiapkan makanan.
Meski demikian, mie instan dinilai berbahaya jika dikonsumsi berlebihan dan kurang tepat dalam mengolahnya.
Lalu bagaimana cara mengkonsumsi mie instan dengan tepat?
Menurut dokter muda kelahiran Solo, Jawa Tengah, Tirta Mandira Hudhi alias Dokter Tirta, mie instan itu tidak memiliki gizi yang lengkap.
Sehingga ketika mengkonsumsi mie instan perlu menambahkan komponen protein lainnya.
"Mie instan pada dasarnya tidak mengandung gizi yang signifikan. Mie instan hanya mengandung karbohidrat dari tepung dan natrium dari bumbu," terang Dokter Tirta dalam dikutip dari podcast Youtuber Samuel Christ berjudul "Dr. Tirta: Nonton Podcast Ini Kalau Mau Hidup Lebih Dari Umur 50 Tahun!”.
Cara Konsumsi yang Tepat
Untuk menjadikan mie instan sebagai makanan yang lebih bergizi, Dokter Tirta menyarankan agar mie instan dikonsumsi bersama tambahan sayur, telur, atau daging.
Penambahan bahan-bahan tersebut dapat meningkatkan kandungan nutrisi dalam hidangan mie instan, sehingga menjadi lebih seimbang dan bermanfaat bagi kesehatan serta mengikis kandungan pengawet yang ada pada mie instan.
Mie instan tidak berbahaya jika dikonsumsi dengan bijak dan ditambahkan bahan-bahan bergizi lainnya.
Penting untuk tidak mengandalkan mie instan sebagai satu-satunya sumber makanan, melainkan sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.
Menurut Dr. Tirta, mie instan tidak berbahaya jika dikonsumsi dengan cara yang tepat.
Ia menantang pihak yang menyatakan mie instan berbahaya untuk menunjukkan bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.
Mie instan tidak memiliki kandungan protein atau nutrisi penting lainnya, karena tergolong ke dalam jenis makanan darurat. (Adinda Fatimatuzzahra)