RADAR MALIOBORO – Manfaat buah duwet mungkin masih jarang orang ketahui. Buah yang juga sering disebut buah jamblang atau anggur jawa ini, memiliki bentuk menyerupai anggur dan memiliki rasa manis sedikit asam.
Berikut 5 manfaat buah duwet bagi kesehatan:
1. Meredakan Batuk dan Pilek
Kandungan vitamin C dalam buah ini dapat membantu meredakan batuk dan pilek. Manfaat ini juga diperolah dari kandungan zinc didalamnya. Selain itu, kandungan ini juga memiliki sifat antiradang dan antioksidan. Vitamin C dan zinc dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga mampu meredakan gejala batuk dan pilek dengan cepat.
2. Membantu Mencerahnya Kulit
Kandungan vitamin C di dalam buah duwet, selain dapat membantu meredakan batuk dan flu, juga dapat membantu pembentukan kolagen di dalam tubuh. Kolagen sendiri merupakan protein yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kelembapan kulit. Ketika kulit tetap lembab, kesehatan kulit akan tetap terjaga dan tampak lebih bercahaya.
3. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan kalium dalam buah duwet, dapat berperan penting dalam menjaga irama detak jantung, sehingga jantung bisa berdetak dengan normal. Selain itu, buah duwet juga mencegah tekanan darah tinggi, stroke, dan penyakit jantung.
4. Menjaga Daya Tahan Tubuh
Sistem imun tubuh merupakan mekanisme penting yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari bakteri, virus, dan zat berbahaya lainnya. Buah duwet memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari paparan radikal bebas yang menyebabkan sistem inum tubuh melemah. Dengan begitu, mengonsumsi buah duwet dapat membantu mempertahankan sistem kekebalan tubuh agar tidak rentan terkena penyakit.
5. Mengurasi Risiko Terkena Kanker
Buah duwet berpotensi untuk mengurangi risiko terkena kanker ovarium. Kandungan quercetin, galic acis, dan asam oleanolic yang dapat membantu menghambat pertumbuhan sel kanker ovarium.
Kandungan antioksidannya juga diyakini sebagai salah satu yang dapat mengurangi risiko terkena kanker usus.
Untuk mendapatkan beragam manfaat dari buah duwet ini, Anda dapat mengonsumsinya dengan cara langsung memakannya, atau bisa di olah menjadi jus, selai atau manisan.
(Hanifah Okta Romadhoni)
Editor : Iwa Ikhwanudin