RADAR MALIOBORO – Seringkali dianggap remeh dan harus disingkirkan saat menikmati buahnya, ternyata biji anggur menyimpan kekuatan nutrisi yang luar biasa.
Kaya akan kandungan senyawa antioksidan kuat, biji mungil ini tidak hanya berperan penting dalam melawan kerusakan akibat radikal bebas dan mencegah penuaan diri, tetapi juga menawarkan manfaat signifikan yaitu efektif menurunkan tekanan darah tinggi.
Ini dia sederet manfaat dari biji anggur:
1. Melawan Radikal Bebas
Biji anggur dapat menangkal efek paparan radikal bebas penyebab penyakit berbahaya karena mengandung sejumlah nutrisi dengan efek antioksidan, seperti Vitamin E, asam linolenat, kalium, tembaga, fosfor, zinc, megnesium, zat besi serta oligomeric proanthocyanidins complexes (OPCs)
2. Menjaga Kesehatan Jantung
Selain efektif dalam menangkal paparan radikal bebas, antioksidan dalam biji anggur juga baik untuk kesehatan jantung. Menurut penelitian, mengonsumsi sumber antioksidan secara rutin dapat menurunkan risiko terjadinya panyakit jantung. Kandungan kalium dalam biji anggur juga berperan dalam menjaga kesehatan pembuluh darah.
3. Menyehatkan Tulang
Biji buah anggur adalah sumber nutrisi penting untuk tulang, kandungan kalium, flanovoid, fosfor, dan protein. Untuk hasil terbaik adalah dalam meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang.
4. Menjaga Kesehatan Otak
Biji buah anggur adalah sumber flavonoid yang kaya, mencakup senyawa penting seperti asam galat, katekin, dan epikatekin. Karena memiliki sifat antiperadangan, flavonoid ini berperan besar dalam menjaga kesehatan otak. Studi menunjukkan bahwa asupan flavonoid daapat meningkatkan daya ingat dan membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer pada lansia.
5. Menurunkan Darah Tinggi
Kandungan vitamin E, kalsium, kalium, dan sejumlah entioksidan bisa memberikan efek baik bagi penderita hipertensi. Kalium pada biji anggur tidak hanya baik untuk kesehatan jantung, tetapi juga bisa membantu merelaksasikan dinding pembuluh darah, sehingga berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah.
(Hanifah Okta Romadhoni)
Editor : Iwa Ikhwanudin