RADAR MALIOBORO – Dalam upaya menjaga kesehatan, seringkali kita fokus pada olahraga, nyatanya peran makanan tak kalah penting, terutama dalam melindungi organ vital seperti jantung. Penyakit jantung masih menjadi momok kesehatan global, tetapi kabar baiknya, terdapat 5 “pahlawan makanan” yang mudah dan terbukti secara ilmiah mampu bertindak sebagai ‘perisai’ alami dalam mencegah penyakit jantung.
Berikut beberapa menu makanan yang baik untuk penderita jantung maupun nonpenderita jamtung yang baik dikonsumsi.
1. Sayuran Hijau
Sayuran hijau dianggap sebagai makanan yang sangat bermanfaat bagi penderita penyakit karena kaya akan nutrisi penting yang mendukung fungsi jantung normal. Kandungan nutrisi yang dimaksud seperti vitamin C, folat, kalium, kalsium, dan vitamin E. Beberapa jenis sayuran yang menyediakan nutrisi ini antara lain brokoli, bayam, asparagus, pak choy, dan sawi hijau.
2. Kacang
Kandungan fitonutrien yang tinggi dalam makanan kacang sangat sehat untuk kesehatan jantung. Kacang juga kaya akan serat dan air yang bisa memicu rasa kenyang lebih cepat. Untuk tambahan informasi, bahwa kacang mengandung 80% lemak sehingga kalorinya cukup tinggi.
3. Alpukat
Alpukat termasuk dalam kategori buah yang sangat menyehatkan jantung. Keunggulan alpukat terletak pada kandungan senyawa lipofilik yang beragam seperti polifenol, fitosterol, karotenoid, squalene, vitamin E, dan terutama asam lemak tak jenuh tunggal. Gabungan senyawa ini bekerja efektif untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, yang pada gilirannya mencegah penumpukan plak di pembuluh darah, penyebab utama penyakit jantung.
4. Tahu
Kandungan di dalam kacai kedelai yang menjadi bahan dasar tahu mampu menurunkan risiko terjadinya gangguan pada jantung. Selain itu, terdapat senyawa saponin pada tahu yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan membantu menjaga kesehatan jantung.
5. Tomat
Tomat mengandung senyawa penting seperti karorenoid, kalsium, vitamin A, dan asalam gamma-aminobutyric yang menjadikannya makanan sehat untuk jantung.
Makanan sehat tidak dapat menggantikan obat dokter dan bukan jaminan bebas penyakit jantung. Individu dengan kondisi medis khusus mungkin perlu membatasi asupan tertentu. Oleh karena itu, wajib berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Gizi untuk mendapatkan saran diet yang aman dan tepat.
(Hanifah Okta Romadhoni)
Editor : Iwa Ikhwanudin