RADAR MALIOBORO — Tubuh manusia memiliki cara tersendiri untuk memberi sinyal saat mengalami kekurangan nutrisi. Sayangnya, banyak orang sering mengabaikan tanda-tanda kecil tersebut hingga akhirnya berdampak pada kesehatan secara keseluruhan. Berikut lima tanda yang bisa menunjukkan bahwa tubuh kamu sedang kekurangan nutrisi penting.
1. Kuku Rapuh
Kuku yang mudah patah atau terbelah bisa menjadi tanda tubuh kekurangan zat besi, kalsium, atau protein. Kekurangan mineral ini membuat struktur kuku menjadi lemah. Konsumsi makanan tinggi zat besi seperti bayam, hati ayam, dan kacang-kacangan dapat membantu memperkuat kuku.
2. Kelopak Mata Sering Berkedut
Kedutan pada kelopak mata seiring dianggap sebagai tanda kelelahan, padahal bisa juga menandakan kekurangan magnesium. Mineral ini berperan penting dalam menjaga fungsi otot dan saraf. Pastikan kamu mendapatkan asupan magnesium dari sayuran hijau, alpukat, atau pisang.
3. Sendi Berbunyi “Krek”
Bunyi “krek” pada sendi, terutama saat bergerak, bisa menjadi sinyal tubuh kekurangan kolagen atau vitamin D. Nutrisi ini penting untuk menjaga elastisitas tulang rawan dan kesehatan tulang. Konsumsi ikan berlemak, susu, serta rutin berjemur di pagi hari dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin D.
4. Uban di Usia Muda
Munculnya uban sebelum usia 30 tahun dapat dikaitkan dengan kekurangan vitamin B12 atau zat tembaga (copper). Kedua nutrisi ini membantu produksi melanin, pigmen yang memberi warna pada rambut. Asupan dari telur, daging merah, dan biji-bijian dapat membantu menjaga warna rambut alami lebih lama.
Baca Juga: Kabar Mengejutkan, Rumah Tangga Raisa dan Hamish Daud Dikabarkan di Ujung Tanduk
5. Mudah Memar
Jika tubuh sering memar tanpa sebab yang jelas, bisa jadi kamu kekurangan vitamin C atau vitamin K. Kedua vitamin ini berperan dalam menjaga kekuatan pembuluh darah dan proses pembekuan darah. Tambahkan buah jeruk, tomat, dan sayuran hijau ke dalam menu harianmu.
Menjaga keseimbangan nutrisi bukan hanya soal pola makan sehat, tetapi juga memperhatikan sinyal-sinyal kecil yang diberikan tubuh. Bila tanda-tanda di atas sering muncul, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan pemeriksaan dan saran gizi yang lebih tepat.
(Dela Apriyanti)
Editor : Iwa Ikhwanudin