RADAR MALIOBORO – Cuka apel bukan sekadar pelengkap dapur. Cairan fermentasi dari buah apel ini telah lama dikenal sebagai bahan alami yang menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan dan kecantikan.
Dari hasil berbagai penelitian dan praktik tradisional, cuka apel terbukti membantu menurunkan berat badan, menjaga kadar gula darah, memperbaiki sistem pencernaan, dan mengobati asam lambung.
Baca Juga: Sumpah Pemuda: Dari Ikrar Sejarah Menuju Aksi Nyata Pemuda Masa Kini
Kandungan asam asetat di dalamnya berperan dalam meningkatkan metabolisme dan mengurangi akumulasi lemak tubuh.
Tidak hanya untuk dikonsumsi, cuka apel juga populer sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit dan rambut. Sifat antibakteri dan antioksidannya dipercaya mampu mengatasi jerawat, menyeimbangkan pH kulit, serta membuat rambut lebih halus dan berkilau.
Baca Juga: Menyibak Tujuh Padukuhan Gedangsari: Desa Serut Jaga Budaya Rasulan Sambil Genjot Pembangunan dan Mitigasi Longsor
Namun, para ahli mengingatkan agar penggunaannya tetap bijak. Konsumsi berlebihan atau tanpa pengenceran bisa menimbulkan efek samping seperti iritasi lambung, erosi gigi, hingga gangguan elektrolit tubuh.
Bagi masyarakat Yogyakarta yang gemar mencoba solusi alami, cuka apel bisa menjadi pilihan sehat, asal digunakan dengan tepat. Radar Malioboro menyarankan, konsultasikan dulu dengan ahli gizi atau dokter sebelum menjadikan cuka apel sebagai bagian dari gaya hidup harian.
(Hanifah Okta)