Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Hangatkan Tubuh Saat Musim Hujan, Wedang Uwuh Khas Bantul Yogyakarta Kembali Jadi Primadona

Magang Radar Jogja • Sabtu, 8 November 2025 | 01:15 WIB
Wedang Uwuh.
Wedang Uwuh.

RADAR MALIOBORO - Di tengah viralnya minuman kekinian seperti boba dan matcha, Wedang Uwuh tetap bertahan sebagai minuman rempah tradisional yang digemari oleh berbagai kalangan.

Wedang Uwuh dikenal sebagai minuman rempah khas Imogiri, Bantul, Yogyakarta.

Terdiri dari campuran rempah seperti jahe, kayu manis, serutan kayu secang, cengkeh, pala, kapulaga, sereh, dan gula batu, membuatnya memiliki cita rasa hangat serta aroma yang khas.

Warna merah pada wedang uwuh berasal dari serutan kayu secang kering.

Di musim hujan seperti sekarang, Wedang Uwuh menjadi pilihan minuman untuk menghangatkan badan serta menjaga daya tahan tubuh dari masuk angin.


Nama Wedang Uwuh berasal dari bahasa jawa. Kata ‘wedang’ berarti minuman hangat sementara ‘uwuh’ berarti sampah.

Dinamakan demikian karena bahan-bahan pembuatnya berupa campuran rempah, potongan kayu serta dedaunan kering yang sekilas tampak seperti tumpukan sampah.

Meski demikian, wedang uwuh memiliki berbagai manfaat dan khasiat bagi kesehatan tubuh.


Selain dikenal sebagai minuman penghangat, wedang uwuh dipercaya memiliki manfaat kesehatan seperti meredakan masuk angin, menjaga stamina, hingga membantu melancarkan peredaran darah.

Khasiat tersebut berasal dari kombinasi rempah-rempah yang sudah banyak digunakan turun-temurun oleh masyarakat Jawa.


Wedang uwuh mudah dijumpai di berbagai tempat di Yogyakarta. Biasanya disajikan di rumah makan, warung tradisional hingga kawasan wisata, serta di berbagai tempat oleh-oleh.


Saat ini wedang uwuh tidak hanya dijual dalam bentuk siap minum, tetapi juga banyak tersedia dalam bentuk kemasan siap seduh.

Inovasi ini memudahkan masyarakat untuk dapat menikmati wedang uwuh kapan saja dan darimana saja.

Bentuk kemasan modern tersebut juga menjadi salah satu cara menjaga eksistensi budaya lokal di tengah maraknya perkembangan zaman.

Wedang uwuh juga sudah banyak dipasarkan secara daring ke luar daerah baik melalui berbagai platform e-commerce maupun reseller.

Permintaan tidak hanya datang dari dalam Yogyakarta, tatapi juga dari kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, hingga Bali.

Hal ini menunjukan bahwa minuman rempah khas Bantul mampu bersaing dalam cakupan yang luas.


Keberhasilan Wedang Uwuh menembus pasar modern menjadi bukti bahwa inovasi dapat berjalan seiring dengan pelestarian tradisi.

Dengan cita rasa khas dan manfaatnya yang menyehatkan, Wedang Uwuh tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Bantul, tetapi juga warisan kuliner nusantara yang patut dijaga keberadaannya. (Zulaihatul Asfia)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#wedang uwuh #hangatkan tubuh #manfaat #musim hujan