Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Air Mineral atau Demineral? Ini Fakta Kesehatannya yang Wajib Kamu Tahu!

Magang Radar Malioboro • Sabtu, 8 November 2025 | 22:15 WIB
Air Putih di dalam kemasan dan gelas.
Air Putih di dalam kemasan dan gelas.

RADAR MALIOBORO - Di tengah gaya hidup sehat yang semakin populer, banyak orang mulai memperhatikan jenis air yang mereka konsumsi setiap hari.

Namun, tidak semua tahu bahwa air yang tampak sama beningnya ternyata memiliki perbedaan besar dalam kandungan dan manfaatnya.

Air mineral dan air demineral, dua jenis air yang sering beredar di pasaran, ternyata memiliki dampak berbeda bagi kesehatan tubuh.

Lantas, mana yang sebenarnya lebih baik untuk dikonsumsi sehari-hari?

Air Mineral, merupakan air yang mengandung mineral alami, yakni Kalsium, Magnesium, Kalium, dan Natrium, kandungan tersebut membuat air mineral seringkali memiliki rasa yang berbeda.


Air mineral berasal dari sumber mata air dari pegunungan atau bawah tanah.

Air mineral melalui proses penyaringan ringan untuk menghilangkan kotoran dan tanpa mengubah komposisi mineralnya.


Air mineral memiliki berbagai manfaat kesehatan karena kandungan mineralnya. Berikut beberapa manfaat air mineral;

1. Sumber Mineral Penting


Mineral dapat membantu kebutuhan harian tubuh, seperti kalsium untuk kesehatan tulang dan magnesium untuk fungsi otot dan saraf.


2. Hidrasi Optimal


Elektrilit dalam air mineral dapat membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan mencegah dehidrasi.


3. Menignkatkan Kesehatan Tulang


Kandungan kalsium dan magnesium dapat berperan dalam menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.


4. Menjaga Fungsi Jantung


Kalium dan magnesium dalam air mineral dapat membantu menngatur tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.

Sedangkan, Air Demineral adalah air yang telah melalui proses untuk menghilangkan hampir seluruh kandungan mineral dan garamnya.

Proses ini dapat berupa destilasi (penguapan, deionisasi, atau reverse osmosis (RO).

Air demineral menjadi air yang sangat murni (H2O) yang tanpa memiliki kandungan mineral.

Air ini sering digunakan untuk keperluan medis, laboratorium, atau industri karena kemurniannya.

Dalam Air Demineral memiliki beberapa manfaat, terutama untuk kepentingan medis.

Karena kemurniannya, air demineral sering digunakan untuk, membersihkan luka karena dapat meminimalkan risiko infeksi karena tidak mengandung mineral atau zat lain yang dapat mengiritasi luka.

Juga dapat digunakan dalam alat medis seperti nebulizer untuk memastikan air mineral tidak terhirup ke dalam paru-paru.

Dari kedua air tersebut manakah yang lebih unggul untuk dikonsumsi setiap hari?


Dari sisi nutrisi air mineral lebih unggul, karena memiliki banyak nutrisi mineral dan dapat memenuhi sebagian kecil dari kebutuhan mineral tubuh.


Untuk fungsi utama, menghidrasi tubuh, keduanya air mineral maupun demineral sama-sama efektif untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang dan dapat mencegah dehidrasi.


Untuk risiko jangka panjang, air demineral kurang disarankan karena dapat menyebabkan penurunan kualitas asupan nutrisi tertentu, yang mana hal ini dapat memicu berbagai masalah pada kesehatan, seperti ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Dalam mengonsumsi air sehari-hari orang pada umumnya menganggap air mineral adalah pilihan yang baik, karena selain menghidrasi air mineral juga dapat memberikan manfaat tambahan yang berupa asupan mineral esensial yang penting untuk tubuh.

Meski begitu, Air demineral juga bukan pilihan yang buruk atau berbahaya.

Air demineral dapat menjadi aternatif yang baik, untuk kondisi medis.

Seperti penyakit ginjal sangat disarankan untuk membatasi asupan mineral dan mengonsumsi air demineral. (Priskila)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#manfaat air mineral #Wajib Kamu Tahu #Demineral #fakta kesehatan #air mineral