Bagi banyak orang, menurunkan berat badan bukan cuma soal diet, tapi juga mencari jenis olahraga yang cocok.
Dua pilihan paling populer adalah gym dan yoga. Keduanya sama-sama menyehatkan, tapi punya cara kerja berbeda dalam membantu membakar kalori dan membentuk tubuh.
Latihan di gym dikenal lebih intens. Mulai dari treadmill, angkat beban, hingga High Intensity Interval Training (HIIT) semua berfokus pada peningkatan detak jantung dan kekuatan otot.
Aktivitas ini membuat tubuh membakar kalori lebih banyak, bahkan setelah selesai latihan berkat efek afterburn.
Rata-rata, latihan di gym selama satu jam bisa membakar antara 300 sampai 600 kalori tergantung intensitas dan berat badan seseorang.
Selain membantu menurunkan berat badan, latihan di gym juga efektif membentuk massa otot.
Semakin besar massa otot, semakin cepat pula metabolisme tubuh bekerja, sehingga pembakaran kalori menjadi lebih efisien.
Namun, tantangan dari gym biasanya terletak pada konsistensi dan motivasi. Banyak orang semangat di awal tapi cepat bosan karena merasa rutinitasnya berat.
Di sisi lain, yoga menawarkan pendekatan yang lebih tenang dan holistik.
Jangan salah, meski terlihat lembut, beberapa jenis yoga seperti Vinyasa, Power Yoga, atau Hot
Yoga bisa membakar kalori cukup banyak juga bahkan mencapai 400 kalori per sesi.
Yoga membantu meningkatkan fleksibilitas, memperkuat otot inti, dan yang paling penting:
Menurunkan stres. Kadar stres yang tinggi sering kali jadi penyebab berat badan sulit turun. Hormon kortisol meningkat saat stres dan bisa memicu rasa lapar berlebih.
Dengan yoga, tubuh dan pikiran diajak lebih rileks, membantu tidur lebih nyenyak dan mengatur pola makan dengan lebih baik.
Kalau tujuannya hanya menurunkan berat badan dengan cepat, gym memang bisa dibilang lebih efektif.
Tapi kalau ingin hasil yang seimbang dan tahan lama menurunkan berat badan sambil menjaga kesehatan mental dan postur tubuh yoga juga punya peran penting.
Gabungan keduanya justru bisa jadi kombinasi ideal. Misalnya, tiga kali seminggu latihan di gym untuk membakar lemak dan dua kali yoga untuk relaksasi serta menjaga keseimbangan tubuh.
Dengan cara ini, hasilnya bukan cuma tubuh yang ramping, tapi juga pikiran yang tenang.
Pada akhirnya, pilihan terbaik tergantung pada kenyamanan masing-masing.
Karena percuma kalau olahraganya berat tapi malah bikin stres. Yang penting, tubuh tetap aktif dan Bahagia entah di bawah barbel gym, atau di atas matras yoga.
Penulis Naela Alfi Syahra
Editor : Bahana.