RADAR MALIOBORO - Menurut data Kementerian Kesehatan, setiap tahun ada lebih dari 66.000 kasus baru kanker payudara di Indonesia.
Angka ini menunjukkan bahwa kanker payudara menjadi ancaman yang serius bagi kesehatan perempuan di Tanah Air.
Sayangnya, masih banyak perempuan yang belum menyadari perubahan pada payudara, seperti seperti kulit payudara terasa menebal atau berubah tekstur, warna kulit menjadi kemerahan, area sekitar puting terasa nyeri atau tertarik ke dalam, muncul rasa nyeri atau sensasi terbakar, serta keluarnya cairan tidak normal dapat menjadi tanda awal kanker.
Padahal melakukan pemeriksaan payudara secara mandiri secara rutin dapat membantu mendeteksi gejala awal.
Namun, sebagian besar penderita terlambat mengenali gejala tersebut dan ketika penyakit sudah berkembang maka peluang untuk sembuh semakin menipis.
Faktor gaya hidup tak sehat juga dapat menjadi pemicu munculnya kanker payudara.
Maka dari itu, dengan menerapkan gaya hidup yang sehat seperti menghindari makanan tinggi lemak dan cepat saji, berhenti mengkonsumsi alkohol dan rokok.
serta rutin berolahraga, tubuh akan terlindungi dari risiko sel-sel kanker.
Selain itu, terdapat sejumlah kelompok yang lebih berisiko terkena kanker payudara.
Antara lain; Perempuan dengan usia 40 tahun keatas.
Perempuan yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker payudara atau ovarium.
Perempuan dengan aktivitas fisik dan berat badan yang berlebihan, serta perempuan yang mengonsumsi alkohol dan merokok secara aktif.
Tubuh perempuan memiliki cara unik untuk memberi sinyal saat ada yang tidak beres.
Dengarkan dan perhatikan tanda-tanda kecil itu.
Jangan menunda untuk melakukan pemeriksaan hanya karena rasa takut.
Ingat, langkah berani untuk menjaga diri bukan hanya menyelamatkan hidupmu, tapi juga orang-orang yang mencintaimu. (Desfina Citra)
Editor : Meitika Candra Lantiva