Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Curah Hujan Tinggi, Genangan Air Picu Lonjakan Risiko Demam Berdarah

Bahana. • Jumat, 21 November 2025 | 22:50 WIB

Photo
Photo
Memasuki musim hujan, risiko peningkatan nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) ikut meningkat.

Curah hujan yang tinggi menciptakan habitat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti bertelur dan berkembangbiak.

Risiko DBD meningkat di musim hujan karena curah hujan yang tinggi menyebabkan banyak genangan air, tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti bertelur dan berkembang biak. 

Kelembapan selama musim hujan juga memperpanjang masa hidup nyamuk, meningkatkan aktivitas dan potensi penyebaran virus DBD ke manusia.

Gejala DBD meliputi demam tinggi, nyeri otot dan sendi, serta ruam kulit, yang jika tidak ditangani dapat berkembang menjadi Dengue Hemorrhagic Fever dengan komplikasi serius.

Peningkatan risiko DBD selama musim hujan dipicu oleh genangan air yang sering terjadi di berbagai tempat seperti ban bekas, pot bunga, dan saluran yang tidak terkelola dengan baik, perubahan iklim yang meningkatkan kelembapan dan suhu udara yang mengakibatkan mendukung perkembangbiakan nyamuk, serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjalankan langkah pencegahan seperti 3M (menguras, menutup, dan mengubur) .

Pemerintah daerah dan instansi kesehatan menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan upaya pencegahan seperti menguras dan membersihkan tempat penampungan air secara rutin, menggunakan lotion anti nyamuk, melakukan pemeriksaan di lingkungan sekitar, dan melakukan fogging. 

Dengan memasuki musim hujan yang diperkirakan akan berlangsung hingga awal tahun depan, risiko penularan DBD akan semakin tinggi dan membutuhkan peran aktif masyarakat, dukungan dari pemerintah, dalam mencegah penyebaran penyakit ini. 

Penulis: Ocha

Editor : Bahana.
#demam berdarah