RADAR MALIOBORO — Menutup akhir tahun, Remen Jawi sebuah Javanese Concept Travel dan Event Planner di Yogyakarta menghadirkan perjalanan healing yang berbeda dari sekadar liburan. Mereka menawarkan pengalaman eksplorasi yang menyatukan alam, budaya, dan proses mengenal diri melalui nilai-nilai Jawa yang autentik.
Program bertajuk “Moekti Diri – Forest Wellness Experience”, yang digelar pada 20–21 Desember 2025, menjadi ruang bagi peserta untuk “pulang ke esensi diri” lewat perpaduan kearifan Forest Wellness Culture di Hutan Deloano dan kekayaan filosofi Jawa.
Berbeda dari healing pada umumnya, Remen Jawi memandang perjalanan ini sebagai proses membuka kembali ruang dalam diri. Biasanya peserta akan diajak menuju kawasan Perbukitan Menoreh, dibalut wastra kain sebagai simbol kesiapan memasuki perjalanan batin. Di sana, mereka akan mengenal teman-teman baru, mengekspresikan emosi lewat coretan di atas kertas, hingga membuat batik sederhana sebagai bentuk refleksi bahwa semua pengalaman dalam hidup saling terhubung dan tidak ada yang kebetulan.
Salah satu momen paling menyentuh adalah ketika peserta diajak duduk dalam keheningan alam untuk berdialog dengan diri sendiri melepaskan emosi yang menumpuk, menyentuh pikiran yang selama ini disimpan, dan memberi ruang bagi diri untuk pulih perlahan.
Program ini juga menggandeng budaya Jawa secara mendalam. Peserta disambut melalui Sugeng Rawuh Moment, ritual penerimaan khas Jawa, sebelum menikmati sajian gastronomi Bukit Menoreh yang sarat filosofi. Aktivitas styling wastra menjadi ruang kontemplatif tersendiri, menghadirkan makna dari tiap lipatan kain yang dikenakan.
Melalui rangkaian sesi seperti Mind, Body & Soul Session, Self Journey, hingga Letting Go and Heal Session, Moekti Diri dirancang bukan hanya sebagai retreat, tetapi perjalanan pulang ke diri sendiri. Sebuah cara sederhana namun hangat untuk menutup tahun dengan lebih tenang dan sadar.
(Alena Mutiara)
Editor : Iwa Ikhwanudin