Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Kaum Rebahan Pasti Relate: Pandangan Kabur Saat Berdiri, Apakah Berbahaya?

Magang Radar Malioboro • Kamis, 8 Januari 2026 | 19:00 WIB
Anak muda yang sering rebahan kerap mengalami pusing dan pandangan kabur sesaat saat berdiri, kondisi yang dikenal sebagai hipotensi ortostatik (Ilustrasi/AI)
Anak muda yang sering rebahan kerap mengalami pusing dan pandangan kabur sesaat saat berdiri, kondisi yang dikenal sebagai hipotensi ortostatik (Ilustrasi/AI)

RADAR MALIOBORO - Pernah nggak, lagi asyik rebahan nonton atau scroll HP, lalu tiba-tiba berdiri dan dunia terasa muter, mata gelap, badan seperti mau jatuh? Tenang, ternyata keluhan ini sangat umum, terutama di kalangan anak muda dan kaum rebahan.

Meski sering dianggap sepele, kondisi ini sebenarnya punya penjelasan medis yang perlu dipahami supaya kita tahu kapan harus santai, dan kapan perlu waspada.

Kenapa Mata Bisa Kabur dan Kepala Pusing Saat Berdiri?

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal sebagai hipotensi ortostatik atau hipotensi postural. Keluhan ini terjadi ketika tubuh berubah posisi terlalu cepat, misalnya dari rebahan langsung berdiri.

Saat kamu berdiri mendadak, darah akan turun ke bagian bawah tubuh, sementara aliran darah ke otak terlambat untuk menyesuaikan. Akibatnya, otak kekurangan suplai oksigen sesaat, dan muncullah gejala seperti pusing, mata berkunang-kunang, pandangan gelap, hingga badan terasa mau ambruk.

Baca Juga: Sebulan Menjelang Ramadan: Ini 9 Persiapan Sederhana Biar Puasamu Lebih Kuat

Biasanya, kondisi ini hanya berlangsung beberapa detik dan akan membaik dengan sendirinya.

Siapa yang Paling Rentan Mengalaminya?

Keluhan ini tidak hanya dialami lansia. Justru, banyak anak muda mengalaminya karena kebiasaan sehari-hari. Kurang minum, jarang olahraga, begadang, terlalu lama rebahan, hingga anemia bisa menjadi pemicu utama.

Apakah Selalu Berbahaya?

Kabar baiknya, dalam banyak kasus kondisi ini tidak berbahaya. Jika hanya terjadi sesekali, berlangsung beberapa detik dan tidak sampai pingsan, maka tidak perlu panik.

Namun, kondisi ini perlu ditindaklanjuti ke dokter jika terjadi terlalu sering atau muncul secara tiba-tiba, terutama bila disertai pingsan, nyeri dada, atau lemas pada salah satu sisi tubuh. Gejala-gejala tersebut bisa mengarah pada gangguan jantung, pembuluh darah, atau sistem saraf.

Baca Juga: IPO 2026, Peluang Cuan Baru bagi Ritel

Kalau kamu sering mengalaminya, beberapa langkah sederhana ini bisa sangat membantu:
    •    Jangan berdiri mendadak dari posisi rebahan
    •    Biasakan duduk dulu beberapa detik sebelum berdiri
    •    Perbanyak minum air putih
    •    Kurangi begadang dan perbaiki jam tidur
    •    Mulai rutin olahraga ringan
    •    Jaga asupan gizi, terutama zat besi

Intinya, dengarkan sinyal dari tubuhmu. Rebahan boleh, tapi jangan lupa tetap bergerak dan menjaga pola hidup sehat.

(Affrendi Kurniawan)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#kabur #Pasti #relate #rebahan #Kaum #pandangan