RADAR MALIOBORO - Di era media sosial yang serba cepat ini, pernah merasa kesulitan menjaga fokus saat mengerjakan sesuatu dan sering terdistraksi? Perhatian kita sering kali terpecah oleh beberapa hal yang ada disekitar kita misalnya, Keasyikan nonton video pendek, notifikasi wa, IG, ataupun tiktok yang seringkali muncul. Kondisi seperti ini biasa disebut dengan gangguan Short Attention Span atau kata lain seperti kesulitan untuk mengatur fokus dalam waktu yang lama. Untuk itu simak pembahasan lengkap tentang Short Attention Span.
Perlunya pemahaman bahwa ganguan fokus yang rendah memiliki perbedaan dengan kondisi Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Kedua kondisi ini sering kali di anggap sama, namun memiliki karakteristik yang berbeda. Kondisi ADHD tidak hanya ditandai dengan kesulitan dalam berkonsentrasi. Gangguan ini juga kerap disertai dengan munculnya perilaku implusif dan hiperaktif pada penderitanya.
Baca Juga: Jangan Asal Pilih! 7 Bagian Ayam dan Manfaatnya untuk Kesehatan
Sementara itu, sesorang dengan Attention Span yang rendah umumnya hanya mengalami kesulitan mempertahankan fokus tanpa disertai dengan perilaku impusif dan hiperaktif.
Berbagai faktor dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi. Mengenali faktor-faktor ini menjadi langkah penting untuk menghindari masalah fokus yang berkepanjangan.
Kenapa Kita Jadi Susah Fokus?
Video pendek seperti Rells dan Tiktok dirancang untuk membuat kita terus terusan menonton. Algoritmanya yang pintar, tahu persis konten apa yang bikin kita betah berlama-lama. Akibatnya, otak kita menjadi terbiasa dengan sesuatu yang instan dan rangsangan yang cepat.
Baca Juga: Dari Penyelamat Ruko Kosong Hingga Gulung Tikar: Mengapa Bnyak Gerai Mixue Tutup?
Kabar baiknya, terdapat sejumlah cara sederhana yang dapat diterapakan untuk mengurangi dan mencegah ganguan konsentrasi. Langkah-langkah ini terbukti efektif agar tetap produktif dan lebih muda fokus.
Langkah ini diharapkan dapat membantu agar kita tetap produktif dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
1. Batasi waktu Penggunaan Gadget
Langkah pertama yang paling penting adalah membatasi waktu bermain gadget. Sebelumnya coba cek berapa screen time mu bermain hp? Mungkin kaget dengan berapa jam yang terbuang untuk scrolliing tanpa tujuan. Mulailah mencoba dengan target yang nyata. Misalnya, mengurangi 1 jam setiap hari, lalu tingkatakn secara pertahap. Bisa juga dengan mengaktifkan waktu tidur atau fitur screen rime untuk memantau dan membatasi kita dalam penggunaan gadget.
2. Latihan Fokus dengan Aktifitas Sederhana
Mulailah dengan aktivitas sederhana seperti membiasakan membaca buku selama 15 menit tanpa ganguan, atau menyelesaikan satu tugas keccil dari awal hingga akhir. Usahakan jangan terlalu memaksakan diri untuk fokus berjam-jam. Mulai dari yang kecil, kemudian tingkatkan seiring dengan berjalanya waktu.
Baca Juga: Ramadan Tinggal Hitungan minggu, Sudahkah Anda Melakukan 5 Hal Ini!
3. Gunakan teknik Pomodoro
Teknik Pomodoro adalah metode manajemen waktu yang simpel tapi efektif. Caranya dengan bekerja fokus selama 25 menit, lalu istirahat 5 menit. Setelah empat sesi, kamu bisa istirahat lebih lama sekitar 15-30 menit.
Teknik ini membantu otak untuk tetap segar dan mencegah kelelahan mental. Keuntungan lainya kita jadi memiliki struktur waktu yang jelas, sehingga lebih mudah menghindari godaan scrolling di tengah pekerjaan.
4. Aktifkan Notifikasi Seperlunya
Setiap notifikasi yang masuk adalah ganguan, yang bisa memecah konsentrasi. Mencoba mengatur ulang notifikasi di ponselmu. Notifikasi – notifikasi dari aplikasi media sosial atau grup chat yang tidak mendesak sebaiknya di kurangi. Biarkan notifikasi seperti email atau pesan keluarga. Dengan cara tersebut, kita bisa lebih tenang dan fokus pada apa yang sedang kita kerjakan.
Baca Juga: Fun Fact Ubi Cilembu : Nutrisi yang Lengkap di balik satu Gigitan
5. Berlatih Mindfulness dan Meditasi
Mindfulness atau kesadaran penuh membantu melatih otak untuk tetap berada di momen saat ini. Kamu bisa mulai dengan meditasi sederhana selama 5-10 menit setiap hari.
Duduk dengan nyaman, tutup mata, dan fokus pada napasmu. Ketika pikiran mulai melayang, sadari tanpa menghakimi, lalu bawa kembali perhatianmu ke napas. Latihan ini mungkin terasa sulit di awal, tapi seiring waktu, kemampuan fokusmu akan meningkat secara signifikan.
Mengatasi short attention span memang butuh usaha dan waktu. Tapi dengan langkah-langkah kecil yang konsisten, kita pasti bisa merebut kembali kendali atas fokus dan waktumu. Jadi, mulai hari ini, yuk, jadi pengguna gadget yang lebih bijak!
(Tiya Ermiyati)
Editor : Iwa Ikhwanudin