Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Terlalu Sering Makan Seblak? Ini Bahaya yang Jarang Disadari untuk Kesehatan

Magang Radar Malioboro • Selasa, 20 Januari 2026 | 15:05 WIB
Ilustrasi terlalu sering makan seblak? Ini bahaya yang jarang disadari untuk kesehatan. (Pinterest)
Ilustrasi terlalu sering makan seblak? Ini bahaya yang jarang disadari untuk kesehatan. (Pinterest)

RADAR MALIOBORO - Seblak dikenal sebagai salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia, terutama di kalangan anak muda. Rasanya yang pedas, gurih, dan kata topping membuat seblak mudah ditemukan di berbagai daerah, dari warung kaki lima hingga aplikasi pesan antar makanan. Namun, dibalik kenikmatannya, konsumsi seblak yang terlalu sering ternyata menyimpan sejumlah risiko bagi kesehatan.

Banyak orang yang menganggap seblak sebagai camilan biasa, padahal kandungan di dalamnya cukup kompleks dan tidak semuanya ramah bagi tubuh jika dikonsumsi berlebihan.

Kandungan Seblak yang Perlu Diwaspadai

Seblak umumnya terbuat dari kerupuk yang direbus, mie, bakso, sosis, ceker, serta kuah berbumbu pedas.
Beberapa kandungan yang patut diperhatikan antara lain.
• Karbohidrat sederhana dari kerupuk dan mie instan
• Garam dan MSG dalam jumlah tinggi
• Minyak berlebih dari proses tumisan
• Cabai dan bumbu pedas yang kuat
Jika dikonsumsi sesekali, bahan-bahan tersebut mungkin tidak menimbulkan masalah. Namun, saat seblak menjadi menu rutin, tubuh bisa menerima beban berlebih.

Bahaya Terlalu Sering Mengonsumsi Seblak

1. Mengganggu Kesehatan Pencernaan

Seblak yang pedas dan berminyak dapat memicu iritasi lambung, asam lambung naik, hingga gangguan pencernaan seperti diare dan sakit perut, terutama bagi orang yang sensitif terhadap makanan pedas.

2. Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Kandungan garam dan MSG yang tinggi dapat berdampak pada tekanan darah jika dikonsumsi terus-menerus. Hal ini berisiko bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang.

3. Berpotensi Menyebabkan Kenaikan Berat Badan

Seblak mengandung kalori cukup tinggi namun rendah serat. Jika sering dikonsumsi tanpa diimbangi pola makan sehat, risiko penumpukan lemak dan kenaikan berat badan bisa meningkat.

4. Membebani Fungsi Ginjal

Asupan natrium berlebih dari makanan olahan seperti seblak dapat memberikan tekanan tambahan pada ginjal, terutama jika dibarengi dengan kurang minum air putih.

5. Kurangnya Asupan Gizi Seimbang

Seblak bukan sumber nutrisi lengkap. Terlalu sering mengonsumsinya dapat membuat tubuh kekurangan vitamin, mineral, dan serat dari sayur serta buah.

Tips Aman Menikmati Seblak

Seblak tetap bisa dinikmati asalkan dengan cara yang lebih bijak, antara lain:
• Batasi frekuensi konsumsi, tidak setiap hari
• Kurangi tingkat kepedasan
• Tambahkan sayuran segar
• Perbanyak minum air putih
• Imbangi dengan pola makan bergizi seimbang

Nikmat Boleh, Sehat Tetap Prioritas

Seblak memang menggugah selera dan sudah menjadi bagian dari tren kuliner masa kini. Namun, mengonsumsinya secara berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Dengan memahami kandungannya dan membatasi porsi serta frekuensi, seblak tetap bisa dinikmati tanpa mengorbankan kesehatan tubuh.
(Aribah Zalfa Nur Aini)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#bahaya #terlalu #makan #seblak #Sering #kesehatan