RADAR MALIOBORO - Di era kerja digital dan aktivitas serba duduk, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layer. Sayangnya, posisi duduk yang salah dan dilakukan terus-menerus bisa memicu berbagai masalah kesehatan, salah satunya lordosis. Kondisi ini kerap muncul tanpa disadari, namun dampaknya bisa terasa dalam jangka panjang.
Lordosis bukan sekadar persoalan postur, tetapi juga berkaitan erat dengan kenyamanan bergerak dan kualitas hidup sehari-hari.
Apa itu Lordosis?
Lordosis Adalah kondisi ketika lengkungan alami tulang belakang bagian bawah (pinggang) menjadi terlalu berlebihan kearah depan. Pada batas tertentu, lengkungan ini memang normal. Namun ketika sudutnya terlalu besar, tekanan pada tulang otot, dan sendi di sekitarnya ikut meningkat.
Kebiasaan Duduk yang Sering Menjadi Pemicu
Tanpa disadari, kebiasaan berikut dapat memperbesar risiko lordosis.
• Duduk terlalu lama tanpa jeda
• Posisi duduk membungkuk atau terlalu condong ke belakang
• Menggunakan kursi tanpa sandaran yang menopang pinggang
• Menunduk terlalu lama saat menggunakan laptop atau ponsel
• Jarang menggerakkan tubuh atau melakukan peregangan
Jika kebiasaan ini dilakukan setiap hari, beban akan terus menumpuk di tulang belakang bagian bawah.
Gejala Lordosis yang Kerap Diabaikan
Gejala lordosis sering muncul secara perlahan sehingga dianggap sebagai keluhan biasa. Beberapa tanda yang patut diwaspadai sebagai berikut.
• Nyeri atau pegal di area pinggang
• Punggung terasa kaku setelah duduk lama
• Postur tubuh terlihat terlalu melengkung
• Cepat Lelah saat berdiri atau berjalan
• Rasa tidak nyaman saat bangun dari posisi duduk
Ketika keluhan ini muncul berulang, bisa jadi tulang belakang mulai mengalami gangguan postur.
Dampak Jangka Panjang Jika Tidak Dicegah
Lordosis yang dibiarkan tanpa penanganan dapat memicu masalah lanjutan, seperti.
• Nyeri punggung kronis
• Gangguan keseimbangan tubuh
• Penurunan fleksibilitas tulang belakang
• Aktivitas fisik menjadi terbatas
• Risiko cedera otot dan sendi meningkat
Dalam jangka Panjang, kondisi ini juga bisa memengaruhi produktivitas.
Cara Sederhana Mencegah Lordosis
Pencegahan lordosis bisa dimulai dari kebiasaan sehari-hari yang sederhana, seperti.
• Duduk dengan punggung tegak dan bersandar
• Pastikan telapak kaki menapak rata di lantai
• Gunakan kursi yang mendukung postur tubuh
• Berdiri dan bergerak setiap 30–60 menit
• Lakukan peregangan ringan secara rutin
• Perkuat otot inti dengan olahraga ringan
Konsistensi dalam menjaga postur jauh lebih penting dibanding perubahan besar yang sulit dipertahankan.
Baca Juga: ARTJOG 2026 Usung Ars Longa: Generatio, Buka Babak Baru Seni Kontemporer di Yogyakarta
Lordosis akibat kebiasaan duduk yang salah merupakan masalah kesehatan yang sering luput dari perhatian. Padahal, kondisi ini bisa dicegah dengan memperbaiki postur, mengurangi duduk terlalu lama, dan lebih aktif bergerak.
Menjaga tulang belakang tetap sehat bukan hanya soal kenyamanan saat ini, tetapi juga investasi kesehatan di masa depan. Semakin cepat disadari, semakin besar peluang untuk terhindar dari gangguan postur yang berkepanjangan.
(Aribah Zalfa Nur Aini)