Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengapa Mata Terasa Berat Setelah Makan Siang? Ini Penjelasannya

Magang Radar Malioboro • Senin, 26 Januari 2026 | 15:34 WIB
Ilustrasi Ngantuk saat setelah makan. (Pinterest)
Ilustrasi Ngantuk saat setelah makan. (Pinterest)

RADAR MALIOBORO - Makanan merupakan sumber energi bagi tubuh manusia, terutama saat siang hari di tengah aktivitas yang padat. Di jam-jam siang, ketika kesibukan sedang mencapai puncaknya, banyak dari kita yang mengandalkan makan siang sebagai cara untuk mengisi ulang energi. Tak jarang, makan siang bahkan menjadi porsi terbanyak dalam sehari bagi sebagian orang.

Tapi anehnya, yang sering terjadi adalah munculnya rasa kantuk setelah makan siang. Jika anda pernah mengalami hal yang sama, mungkin akan berfikir apakah hak ini berkaitan dengan kondisi tubuh? Dan berfikir untuk menghilangkan rasa kantuk tersebut? Kalau anda orangnya yuk simak penjelasan dibawah ini.

Meski terdengar mengkhawatirkan, para ahli menyatakan bahwa kondisi ini merupakan reaksi biologis yang normal dari tubuh.

Penyebab utamanya terletak pada cara tubuh kita bekerja saat mencerna makanan. Ketika makanan masuk, sistem pencernaan membutuhkan energi besar, sehingga aliran darah dialihkan lebih banyak ke perut. Dampaknya, pasokan darah ke otak sedikit menurun, yang membuat kita merasa lemas dan kehilangan fokus.

Selain itu, asupan makanan tertentu, terutama yang kaya akan karbohidrat dan gula, memicu otak untuk memproduksi hormon serotonin dan melatonin.

Kedua hormon ini bertanggung jawab memberikan rasa tenang dan mengatur jam tidur manusia. Itulah sebabnya, semakin besar porsi atau semakin manis makanan yang kita konsumsi, semakin kuat pula rasa kantuk yang menyerang.

Asupan makanan yang tinggi akan asam amino yang banyak dtemukan pada protein dan karbohidrat juga dapat mempercepat pembentukan hormon tidur.
Kondisi ini diperparah jika kita makan dalam porsi yang banyak, karena tubuh harus mengendalikan sebagian besar aliran darah dan oksigen ke sistem pencernaan yang menyebabkan otak mengalami penurunan pasokan oksigen sementara.

Namun, Anda tidak perlu khawatir karena pada umumnya hal tersebut tidak berbahaya. Untuk menyiasatinya, para pakar menyarankan beberapa langkah sederhana:
1. Pilih porsi kecil, makanlah secukupnya agar sistem pencernaan tidak bekerja terlalu keras.
2. Perhatikan menu, seimbangkan karbohidrat dengan serat dari sayur dan protein.
3. Tetap bergerak, berjalan kaki ringan selama 10-15 menit setelah makan dapat membantu melancarkan aliran darah dan mempercepat proses pencernaan.
4. Cari cahaya yang terang, karena berada di ruangan yang terang dapat menghambat produksi melatonin sehingga mata tetap terjaga.

Dengan mengatur pola makan dan tetap aktif, Anda bisa menikmati makan siang tanpa harus terganggu oleh rasa kantuk yang menghambat produktivitas.
(Tiya Ermiyati )

Editor : Iwa Ikhwanudin
#makan siang #Terasa #mengapa #Berat #Setelah #mata