Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Gaya Hidup Anak Muda yang Bisa Menurunkan Risiko GERD, Sering Dianggap Sepele

Magang Radar Malioboro • Selasa, 27 Januari 2026 | 13:10 WIB
Ilustrasi gaya hidup anak muda yang bisa menurunkan risiko GERD. (Pinterest)
Ilustrasi gaya hidup anak muda yang bisa menurunkan risiko GERD. (Pinterest)

RADAR MALIOBORO - Penyakit asam lambung atau GERD kerap dianggap masalah orang dewasa. Keluhan ini semakin sering dialami anak muda. Pola hidup yang serba cepat, jam makan tidak teratur, hingga kebiasaan begadang menjadi faktor yang tanpa disadari memicu gangguan lambung sejak usia muda.

Meski begitu, risiko GERD sebenarnya bisa ditekan lewat perubahan gaya hidup sederhana. Bukan soal diet ketat atau obat rutin, melainkan kebiasaan harian yang konsisten dan lebih ramah bagi tubuh.


1. Pola makan lebih teratur, bukan sekadar apa yang dimakan
Banyak anak muda melewatkan sarapan atau menunda makan karena aktivitas padat. Sedangkan, lambung yang dibiarkan kosong terlalu lama justru memicu produksi asam berlebih. Makan teratur dengan porsi wajar membantu menjaga keseimbangan asam lambung dan mencegah rasa perih atau panas di dada.

2. Mengurangi kebiasaan makan larut malam
Makan menjelang tidur menjadi kebiasaan umum, terutama setelah pulang kerja atau kuliah. Posisi berbaring membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan. Memberi jeda dua hingga tiga jam sebelum tidur membantu sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

3. Lebih sadar memilih minuman harian
Kopi, minuman bersoda, dan minuman tinggi kafein sering menjadi teman begadang. Konsumsi berlebihan dapat memicu iritasi lambung. Cara mengimbanginya dengan air putih atau minuman rendah asam membantu mengurangi tekanan pada lambung tanpa harus menghilangkan kebiasaan sepenuhnya.

4. Mengelola stres dengan cara yang lebih sehat
Tekanan pekerjaan, tuntutan sosial, dan kecemasan sering berdampak langsung pada sistem pencernaan. Stres berlebihan dapat memperparah gejala GERD. Aktivitas sederhana seperti berjalan santai, olahraga ringan, atau sekadar memberi waktu istirahat mental dapat membantu menurunkan ketegangan tubuh.

5. Menjaga posisi tubuh setelah makan
Kebiasaan langsung duduk membungkuk atau rebahan sambil bermain ponsel setelah makan berisiko memicu refluks asam. Posisi tubuh yang lebih tegak membantu mencegah asam lambung naik dan mengurangi rasa tidak nyaman di dada.

6. Tidur yang cukup
Kurang tidur bukan hanya berdampak pada konsentrasi, tetapi juga kesehatan lambung. Pola tidur yang berantakan dapat mengganggu ritme pencernaan. Tidur cukup membantu tubuh memperbaiki fungsi organ, termasuk sistem cerna.


GERD pada anak muda sering kali bukan datang tiba-tiba, melainkan hasil dari kebiasaan kecil yang dilakukan berulang. Dengan menata ulang gaya hidup secara perlahan, risiko gangguan asam lambung bisa ditekan tanpa harus mengubah hidup secara drastis.

Menjaga lambung tetap sehat bukan soal membatasi diri, melainkan belajar lebih peka terhadap kebutuhan tubuh sendiri.
(Aribah Zalfa Nur Aini)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#risiko #gaya hidup #anak muda #gerd #Menurunkan