Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Yoga vs Pilates: Mana yang Lebih Efektif untuk Menurunkan Berat Badan?

Bahana. • Minggu, 1 Februari 2026 | 13:59 WIB
ilustrasi yoga.
ilustrasi yoga.

Dalam dunia kebugaran, yoga dan pilates sering menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan tanpa melakukan latihan kardio intensitas tinggi yang melelahkan.

Kedua jenis olahraga ini sangat populer karena memberikan banyak manfaat kesehatan, mulai dari meningkatkan fleksibilitas, memperkuat otot, hingga memperbaiki postur tubuh.

Mengenal Yoga dan Pilates

Yoga adalah praktik kuno yang berasal dari India sekitar 5.000 tahun yang lalu. Latihan ini menggabungkan aspek postur tubuh, pernapasan, dan meditasi yang tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik tetapi juga kesejahteraan mental dan spiritual.

Yoga memiliki berbagai jenis yang berbeda, dimana masing-masing gerakan memiliki tingkat intensitas berbeda pula.

Sementara itu, pilates adalah latihan yang lebih modern, dikembangkan oleh Joseph Pilates pada tahun 1920-an.

Pilates kini menjadi latihan populer untuk memperkuat otot inti, meningkatkan postur tubuh, dan membentuk tubuh yang lebih kencang.

Terdapat dua jenis pilates utama yaitu mat pilates yang dilakukan di atas matras tanpa alat khusus dan reformer pilates yang menggunakan mesin dengan resistensi pegas.

Perbandingan Pembakaran Kalori

Salah satu faktor penting dalam penurunan berat badan adalah jumlah kalori yang terbakar selama latihan.

Berdasarkan data penelitian, yoga jenis hatha selama 50 menit dapat membakar sekitar 144 kalori untuk orang dengan berat 70 kilogram.

Sedangkan power yoga yang lebih intens membakar sekitar 237 kalori dalam durasi yang sama.

Pilates memiliki rentang pembakaran kalori yang cukup bervariasi tergantung jenis dan intensitasnya. Pilates mat biasanya membakar sekitar 175 hingga 250 kalori per jam untuk orang dengan berat sekitar 70 kilogram.

Sementara itu, pilates reformer yang lebih intensif dan menggunakan resistensi tambahan dari peralatan dapat membakar 300 hingga 450 kalori per jam, bahkan bisa lebih tinggi tergantung intensitas latihan.

Fokus Latihan yang Berbeda

Yoga lebih menekankan pada peningkatan fleksibilitas, keseimbangan, dan kesadaran penuh terhadap tubuh dan pikiran.

Latihan pernapasan dalam yoga membantu mengelola stres dengan efektif, yang secara tidak langsung mendukung penurunan berat badan.

Stres yang tinggi dapat meningkatkan hormon kortisol yang memicu penumpukan lemak di area perut dan meningkatkan nafsu makan berlebihan.

Pilates memfokuskan pada penguatan otot inti, stabilitas tubuh, dan pembentukan otot tanpa lemak yang ramping. Gerakan pilates yang repetitif dan terstruktur melibatkan banyak aktivasi otot, terutama di bagian perut, punggung, dan panggul.

Massa otot yang meningkat akan mempercepat metabolisme tubuh secara alami, sehingga pembakaran kalori berlangsung lebih efisien bahkan saat istirahat atau tidur.

Manfaat Tambahan untuk Penurunan Berat Badan

Yoga memberikan manfaat tambahan dalam hal pengelolaan stres dan peningkatan kesadaran tubuh yang sangat penting.

Praktik kesadaran dalam yoga membantu seseorang lebih peka terhadap sinyal lapar dan kenyang dari tubuh, sehingga dapat mengontrol pola makan dengan lebih baik dan menghindari makan berlebihan.

Pilates membantu memperbaiki postur tubuh secara signifikan dan mengurangi risiko cedera saat melakukan aktivitas fisik lain.

Postur yang baik membuat seseorang terlihat lebih langsing, percaya diri, dan menarik meskipun berat badannya belum turun drastis.

Mana yang Lebih Cocok untuk Anda

Pilihan antara yoga dan pilates sangat tergantung pada tujuan pribadi, kondisi fisik, dan preferensi masing-masing individu. Jika tujuan utama adalah membakar kalori dalam jumlah besar dalam waktu singkat dan meningkatkan kebugaran kardiovaskular, yoga dengan intensitas tinggi bisa menjadi pilihan yang memberikan hasil cepat.

Namun jika ingin membangun kekuatan otot, memperbaiki postur tubuh, dan meningkatkan metabolisme untuk pembakaran kalori yang berkelanjutan, pilates lebih direkomendasikan.

Pilates juga sangat cocok untuk orang yang memiliki masalah sendi seperti lutut atau punggung karena gerakannya yang terkontrol dan minim tekanan pada persendian.

Baik yoga maupun pilates sama-sama efektif untuk menurunkan berat badan dengan cara dan mekanisme yang berbeda.

Yoga unggul dalam pembakaran kalori langsung terutama untuk jenis intensitas tinggi dan pengelolaan stres yang mendukung penurunan berat badan, sementara pilates lebih fokus pada pembentukan otot dan peningkatan metabolisme jangka panjang.

Pilih yang paling sesuai dengan kondisi tubuh, tujuan, dan preferensi pribadi, lalu nikmati prosesnya dengan konsisten, karena konsistensi dan kesabaran adalah kunci kesuksesan dalam perjalanan penurunan berat badan yang sehat dan berkelanjutan.

Penulis: Adzkia Fahdila Khairunisa

Editor : Bahana.
#yoga #pilates