RADAR MALIOBORO - Belanja oleh-oleh khas Jogja di Pasar Beringharjo kini bisa dilakukan secara online. Melalui Pasar Berdaya Digital.
Tokopedia dan ShopTokopedia meresmikan kerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk mendigitalisasi pedagang di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Rabu (11/9/2024) . Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan akses edukasi, membuka peluang ekonomi, dan membantu tumbuh kembang UMKM–dalam hal ini pedagang di pasar–di era digital.
Director of Tokopedia and TikTok E-commerce, Vonny Ernita Susamto, menjelaskan, Pasar Berdaya Digital merupakan program pemberdayaan yang holistik dari Tokopedia, ShopTokopedia, dan Pemerintah Kota Yogyakarta. Mencakup onboarding ratusan pedagang di Pasar Beringharjo ke platform Tokopedia dan ShopTokopedia, pelatihan pengembangan bisnis online termasuk cara live streaming di TikTok untuk meningkatkan live shopping di ShopTokopedia, serta memastikan marketplace yang mendorong persaingan yang adil melalui kolaborasi dengan mitra strategis seperti pemerintah dan otoritas pasar.
Baca Juga: Sejarah Benteng Vredeburg yang Terletak di Dekat Titik 0 Yogyakarta
"Tokopedia dan ShopTokopedia sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta dalam inisiatif ini," tuturnya.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani mengatakan, lewat platform e-commerce seperti Tokopedia dan ShopTokopedia, pedagang dan UKM Kota Yogyakarta bisa mengakses lebih banyak pembeli dan memasarkan produknya ke seluruh wilayah di Indonesia.
Pemerintah Kota Yogyakarta, sangat mengapresiasi upaya Tokopedia dan ShopTokopedia dalam mengedukasi pedagang di Pasar Beringharjo dan UKM Kota Yogyakarta, untuk memaksimalkan pemanfaatan platform e-commerce dalam berbisnis. "Dengan ini, pedagang di Pasar Beringharjo dan UKM Kota Yogyakarta, bisa makin berdaya di era digital, mendapatkan lebih banyak pembeli dan pendapatan," jelasnya.
Melalui inisiatif Pasar Berdaya Digital, Tokopedia dan ShopTokopedia berharap, pelaku usaha di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, bisa memperluas pasar dan meningkatkan penjualan, serta makin berkontribusi terhadap perekonomian digital. Tokopedia dan ShopTokopedia berkomitmen memperluas inisiatif ini ke lebih banyak wilayah di Indonesia.
Baca Juga: Menggali Sisi Positif K-Pop yang Bikin Anak Muda Indonesia Tergila-gila
Baca Juga: Menelisik Kemegahan Candi Mendut, Peninggalan Bersejarah Raja Indra dari Dinasti Syailendra
Pasar Berdaya Digital menargetkan bisa mendigitalisasi sebanyak-banyaknya pelaku usaha di Indonesia khususnya pedagang di pasar agar bisa merasakan kemudahan dan manfaat berbisnis online, seperti memperbesar basis konsumen, menaikkan pendapatan, menyederhanakan pemantauan bisnis, serta mengurangi biaya pemasaran, logistik, dan pengiriman.
Pasar Berdaya Digital Lanjutkan Kesuksesan Digitalisasi Pasar Tradisional
Sejak tahun 2021, Tokopedia bersama Kemendag RI menggencarkan program Digitalisasi Pasar Tradisional. Melihat kilas balik Digitalisasi Pasar Tradisional, program ini bertujuan memberdayakan pelaku usaha tradisional di Indonesia termasuk di Yogyakarta agar dapat berkontribusi terhadap perekonomian digital. Program ini dimulai saat pandemi di mana mobilisasi masyarakat dibatasi sehingga membuat pendapatan pedagang di pasar tradisional, khususnya yang menjual sayur, buah, dan sembako, menurun drastis.
Selain melatih pedagang di pasar tradisional untuk memulai dan membangun bisnis online, Tokopedia juga membantu pemasaran produk para pedagang secara online lewat berbagai inisiatif. Salah satunya dengan menggandeng Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, untuk melakukan live streaming di Pasar Baru Cicalengka pada bulan Juli 2022 untuk meningkatkan penjualan online para pedagang pasar tradisional. Sejumlah produk yang dipromosikan melalui live streaming tersebut bahkan habis dalam waktu beberapa menit.
Editor : Heru Pratomo