RADAR MALIOBORO - Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) DIY berupaya keras untuk menaikkan level Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayahnya.
Salah satunya dengan menggelar Workshop Master Class dengan tema Empowering Growth to The Next Level selama 4 hari terhitung sejak Selasa (15/10/2024) hingga Jumat (18/10/2024).
Workshop tersebut fokus meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar dapat naik ke level berikutnya dalam menjalankan bisnis.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY Wisnu Hermawan menjelaskan, Workshop Master Class merupakan kelanjutan dari program pembinaan UMKM yang sudah berjalan sebelumnya.
Kegiatan ini khusus ditujukan bagi mitra SiBakul yang telah mengikuti pelatihan atau inkubasi bisnis sebelumnya.
“Jadi apa-apa yang kemarin belum kuat seperti pemasaran, marketing, digitalisasi yang belum support kita gembleng lagi selama 4 hari," ujar Wisnu di lokasi, Selasa (15/10/2024).
Meningkatkan Keterampilan dan Pengetahuan Bisnis
Wisnu berharap melalui program ini, para pelaku UMKM dapat memiliki keterampilan dan wawasan yang lebih matang di dunia bisnis.
Berbeda dari workshop sebelumnya, Master Class kali ini diikuti oleh peserta SiBakul yang sudah berada di tahap lanjut dalam perkembangan bisnisnya.
“Peserta sudah berpengalaman di dunia bisnis, ada yang baru satu tahun bergabung, tapi ada juga yang sudah empat tahun. Mereka dipersiapkan untuk naik ke level tertinggi dalam hal kewirausahaan, termasuk mengelola investasi, memperluas pasar, dan membuka cabang usaha,” jelasnya.
Workshop ini lebih fokus pada pengembangan relasi bisnis, strategi ekspansi, dan cara menarik investor, bukan sekadar membahas trik bisnis dasar.
Wisnu menambahkan, UMKM yang mengikuti workshop ini adalah mereka yang sudah menjalani beberapa tahap kurasi ketat, dengan tujuan mempersiapkan mereka agar mampu menghadapi tantangan bisnis yang lebih besar.
"Dari 100 (UMKM) kemarin yang lolos sekitar 50 ikut seminar, lalu kita kurasi lagi jadi 25," bebernya.
Pendekatan Pelatihan yang Lebih Intens
Pengembang Kewirausahaan Muda Dinas Koperasi dan UKM DIY Hana Fais Prabowo menambahkan, Workshop Master Class kali ini memberikan tantangan berbeda.
Salah satu sesi dirancang untuk memperkuat mental dan mindset peserta, di mana mereka harus keluar dari hotel tanpa membawa uang atau e-money, dan harus mencari cara untuk kembali ke hotel.
“Kegiatan ini merupakan hal yang baru dengan tujuan untuk menguatkan mental serta mindset pelaku UKM di DIY," katanya.
Dia menyebut peserta UKM saat ini sudah naik kelas dan merupakan lulusan inkubasi bisnis dan program ini merupakan tahapan lanjutan.
Para peserta yang berjumlah 25 UMKM ini berasal dari sektor kuliner, kerajinan, dan fesyen, dengan omzet rata-rata per bulan minimal Rp 10 juta hingga Rp 20 juta.
Mereka terpilih melalui seleksi ketat dari 50 UMKM yang lolos pada tahap awal, yang sebelumnya mendaftar secara daring.
"Kemarin ada 196 pendaftar kita lakukan screening, scoring sehingga terkumpul 50," sambungnya.
Workshop ini juga merupakan langkah persiapan bagi peserta untuk mengikuti program SiBakul Pitch Club, sebuah program yang mempertemukan pelaku UMKM dengan investor potensial melalui acara gala dinner dan sesi interaktif.
"Konsepnya dengan gala dinner, ada hiburan, host, dan ada paparan, serta ada kesempatan berinteraksi dengan para pengusaha. Itu salah satu benefit yang diperoleh,” terangnya.
Membangun Ekosistem Bisnis yang Kuat
Mentor dari Ultima Febrian Mujahid Panatagama menyampaikan, Workshop Master Class menjadi wadah untuk mengumpulkan alumni program inkubasi yang telah digelar oleh Dinas Koperasi UKM DIY sejak 2016.
Peserta workshop kali ini yang merupakan alumni program SiBakul, Pijar, Wiji Unggul diharapkan dapat mengembangkan diri dan usahanya ke tingkat yang lebih tinggi.
“Kami memberikan pelatihan intensif meliputi personal development, motivasi bisnis, pemasaran digital, hingga manajemen SDM,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelaku UMKM tidak hanya mampu mengembangkan bisnisnya sendiri, tetapi juga berkolaborasi dan menginspirasi wirausaha lain untuk meraih kesuksesan bersama.
Editor : Winda Atika Ira Puspita