RADAR MALIOBORO - Situs Candi Abang berlokasi di Padukuhan Blambangan, Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman.
Situs Candi Abang merupakan Bangunan Cagar Budaya yang telah di tetapkan oleh Bupati Kabupaten Sleman dengan nomor: 14.7/Kep.KDH/A/2017 pada tanggal 6 Februari 2017.
Candi Abang memiliki bentuk seperti piramida. Mengapa bisa disebut “Candi Abang” karena bangunan candi ini terbuat dari batu bata berwarna merah.
Secara sekilas memang candi ini hanya seperti gundukan tanah atau bukit kecil karena bagian luar candinya banyak ditumbuhi rerumputan.
Dan candi yang seperti gundukan tanah ini apabila musim hujan akan berwarna hijau sedangkan pada musim kemarau nanti akan terlihat gersang dan akan nampak bangunan candi ini dan terlihat berwarna merah jika kondisinya benar-benar kemarau dan kering.
Untuk menuju kelokasi Candi Abang sangatlah mudah.
Akses menuju lokasi ini kondisi jalanan sudah diaspal halus.
Ketika kita sudah sampai lokasi kita akan memarkirkan kendaraan kita di bawah.
Untuk ke puncak Candi Abang ini kita perlu berjalan melalui jalan setapak yang tidak terlalu menanjak.
Wajib hati-hati jika kesana saat musim penghujan seperti saat ini.
Sebab, jalan setapak yang kita lalui untuk menuju ke puncak lumayan licin, karena masih bebatuan dan tanah.
Menariknya tidak ada Htm menuju wisata candi ini.
Secara spesifik tidak ada retribusi. Hanja saja pengunjung diterapkan membayar parkir.
Yakni Rp 3.000 untuk parkir motor. Dan Rp 5.000 untuk parkir mobil.
Kalian wajib kesini jika ingin menikmati view pemandangan alam yang indah dari atas puncak Candi Abang.
Cukup dengan membayar parkir kalian bisa menikmati pemandangan view hamparan sawah dan gunung-gunung yang ada di sekitar. (Rattiantic/Radar Jogja)
Editor : Meitika Candra Lantiva