Kekeringan salju yang tidak biasa telah menyebabkan jumlah wisatawan yang mengunjungi resor ski anjlok, sehingga mengancam perekonomian lokal dan industri pariwisata di wilayah tersebut.
Biasanya merupakan resor dengan banyak pemain seluncur salju dan pemain ski di bulan Januari.
Namun, resor tertinggi di dunia ini mengalami penurunan jumlah wisatawan karena kurangnya salju akibat kekeringan.
Salju dan hujan musim dingin di India utara, termasuk Himalaya, akibat perubahan pola angin dan peningkatan suhu akibat El Niño dan perubahan iklim.
Kondisi beku, tidak ada salju, dan kabut tebal bertahan selama satu dekade.
Saat ini, medan di lereng tersebut kering dan tandus, meski umumnya tertutup lapisan salju setinggi lutut.
Banyak wisatawan Eropa dan Amerika juga membatalkan perjalanannya sehingga menyebabkan perekonomian pariwisata kawasan tersebut menurun hingga 20 persen.
Saat ini, pengelola tur dan pariwisata di Gulmarg memperkirakan akan turun salju pada awal Februari.
Karena wisatawan tidak ingin pergi berlibur dan bahkan membatalkan reservasi di resor ski karena kurangnya salju tebal.
Editor : Bahana.