Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Rachel Vennya Diusir dari Villa Mewah di Bali Gara-gara Mi Instan, Simak Kronologinya

Wulan Destiana Maharani • Kamis, 22 Februari 2024 | 22:04 WIB
Karena hal sepele Rachel Vennya diusir oleh pihak Villa mewah di Bali.
Karena hal sepele Rachel Vennya diusir oleh pihak Villa mewah di Bali.

RADAR MALIOBORO – Rachel Vennya mengalamai sebuah insiden yang kurang mengenakan saat menginap di sebuah villa mewah di Uluwatu, Bali, baru-baru ini.

Dalam video yang diunggah pada akun TikTok pribadinya pada 2 Februari 2024 tepatnya Jumat malam, Rachel Vennya menceritakan pengalaman yang tidak mengenakan untuk dirinnya saat diusir oleh pengelola villa.

Alasannya pun terbilang sepele, hanya karena Rachel Vennya membawa mi instan dan beberapa makanan lainnya yang mana dianggap melanggar aturan oleh pihak pengelola villa. Padahal, ia melakukan itu karena peraturan yang diterapkan oleh pengelola villa mewah tersebut yang tidak masuk akal.

“Aku diusir dari villa ini, sekarang akum au cabut dari sini secepatnnya,” ujar Rachel Vennya dikutip dari video TikTok yang diunggahnya dan menjadi viral.

Keheranan Rachel semakin bertambah lantaran ia memesan private villa dengan tarif Rp 25 juta per malam, yang mana seharusnya sudah dilengkapi dengan fasilitas dapur dan alat-alat masak. Rachel pun merasa terkejut saat ia dikenakan denda besar gara-gara ia membawa makanan dari luar.

Dari unggahannya, Rachel membeli mi instan, cemilan, sereal dan beberapa botol minuman. Namun, tiba-tiba ia dikenakan ‘corkage fee’ sebesar Rp 400 ribu per botol. Rachel pun mengaku bahwa dirinya tidak diberi tahu tentang aturan tersebut sejak awal, melainkan setelah dirinya sudah menginap. Ia juga menegaskan bahwa sebelum diusir, dirinya sudah melihat banyak peraturan yang merugikan.

Awalnya, Rachel Vennya ingin menginap di villa tersebut karena ia akan menyaksikan festival music EDM DWP pada Desember 2023. Akan tetapi, karena kedua anaknya harus perform di sekolahnya, ia pun mengajukan refund tapi ternyata tidak boleh.

“Sama hotelnya enggak boleh karena katanya dia ‘Don’t do refunds’ “, kata Rachel Vennya.

“Pas aku minta refund dia enggak mau, ya sudah aku bilang ‘kalau gitu boleh enggak di reschedule aja’. Terus kata pihak villa boleh tetapi ada charge-nya, charge-nya sebesar Rp 15 juta. Ya sudah aku bayar, jadi aku mikir mungkin lain kali akum au ke Bali lagi, jadi aku reschedule aja gitu,” tambahnya.

Tidak sampai disitu Rachel Vennya pun menemukan kejanggalan setelah ia mengikuti aturan pengelola vila, ia justru menemukan aturan yang cukup membingungkan dan merugikan dirinya selama menginap. Meskipun pemilik vila awalnya berjanji untuk memberikan refund, akan tetapi setelah Rachel Vennya dan teman-teman memberikan ulasan buruk di Google Review, pihak pemilik vila hanya setuju untuk memberi 50 persen dari total refund.

“Terus tiba-tiba hari ini, di mana seharusnya kita sudah dapat uang refund kita, dia bilang mau refund 50 persen doang. Lah, kan emang elo yang refund uang gue, kenapa tiba-tiba elo yang bilang kayak… Apaan sih? Kocak,” ungkapnya.

Namun, dari dari caption video yang ditulis oleh Rachel Vennya, ujung-ujungnya enggak refund sama sekali.

Curhatan Rachel Vennya di TikTok pun mendapatkan banyak respons dari netizen. Bahkan, netizen mengatakan bahwa pihak villa kali ini salah mencari korban, lantaran Rachel Vennya mempunyai power yang besar.

“Ga ada di gmaps lgsg ilang wkwk” tulis akun Velvetcupcakeikk

“Pantesan ga ketemu dr td nyari,” sahut lain.

“Wow! Baru bentar villanya langsung 2,9 on Google,” ujar netizen lainnya juga.

Sementara itu pihak pengelola villa mewah belum memberikan tanggapan mengenai cerita Rachel Vennya yang langsung viral di banyak platfrom media sosial. {} 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#villa #bali #Uluwatu #mewah