Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Objek Wisata Paling Unik di NTT, Ada Jantung Hati dan Laut Biru di Mulut Samudra

Adinda Ayu Farhani • Senin, 26 Februari 2024 | 20:09 WIB
Pantai berpasir putih berbentuk hati dan laut biru di mulut Samudra
Pantai berpasir putih berbentuk hati dan laut biru di mulut Samudra

RADAR MALIOBORO - Pulau Rote Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu pulau yang terletak di ujung selatan Indonesia.

Pulau Rote di Indonesia bagian selatan mempunyai penduduk dan budaya yang khas, ramah dan unik.

Baca Juga: Mandiri Investment Forum 2024 Bahas Sumber Pertumbuhan Penting Indonesia

Pulau Oesosole

Pantai berpasir putih dengan bebatuan berbentuk hati ini terletak di Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao. Letaknya 55 km dari kota Ba'a dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 30 menit untuk mencapainya.Pantai ini tidak terlalu banyak dikunjungi wisatawan, sehingga seolah-olah kita berada di pantai pribadi. Terdapat pasir putih yang lembut serta air laut yang biru dan cerah menjadi daya tarik pengunjung untuk mandi dan berjemur di tempat ini.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Telur Meroket hingga Rp 30 Ribu per Kilogram, tapi Peternak Merugi, Berikut Penyebabnya

Disini juga terdapat batu berbentuk hati yang menjadi icon tempat tersebut, dan juga beberapa batu lainnya, dimana ketika air sedang surut kita bisa bermain-main dengan batu tersebut dan melihat banyak ikan-ikan kecil dan hewan lainnya di sekitar karang.

Baca Juga: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebut KUA Akan Menjadi Tempat Pernikahan Semua Agama

Pantai ini juga dikelilingi oleh pepohonan pinus yang indah. Belum ada penduduk lokal yang berjualan di tempat ini, jadi disarankan untuk membawa perbekalan sendiri.

Baca Juga: Erick Estrada Menangis Saat Konferensi Pers Film Mendung Tanpo Udan di Kawasan Senayan Jakarta

Pantai ini juga dikelilingi oleh pepohonan pinus yang indah. Belum ada penduduk lokal yang berjualan di tempat ini, jadi disarankan untuk membawa perbekalan sendiri. {}

Editor : Iwa Ikhwanudin