RADAR MALIOBORO – Mereka kini ditempatkan di kawasan Jalan MH Thamrin alias Bojonegoro atau Maliogoro, setelah sebelumnya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro (Pemkab) merelokasi puluhan pedagang tersebut.
Para pedagang yang direlokasi mulai merasakan dampak positifnya. Yang terpenting adalah dampak positif yang dirasakan dari segi ekonomi yaitu peningkatan pendapatan asli daerah pasca dibangunnya Maliogoro lebih baik dari sebelumnya.
Baca Juga: Minyak Zaitun Rendah Kalori? Intip Ini Dia 5 Hal Kesalahan Tentang Minyak Zaitun dan Begini Faktanya
Maliogoro terbukti mampu menarik perhatian banyak orang yang penasaran.
Keberadaan kawasan Maliogoro tidak hanya memberikan manfaat bagi para pedagang, namun juga memberikan dampak positif bagi penyedia jasa transportasi khususnya Andong.
Seperti dilansir Radar Bojonegoro (JawaPos Group), alat transportasi tradisional berbasis kuda ini banyak diminati masyarakat yang berkunjung ke wilayah tersebut.
Hal tersebut diungkapkan salah satu penyedia jasa Andong bernama Kandar. Diakuinya, Andong setiap hari berkumpul di Maliogoro dan memanfaatkan peluang tersebut sebagai peluang jasa tarnsportasi wisata di kota tersebut.
Ia merasakan perbedaan sebelum dan sesudah pembangunan di kawasan Jalan MH Thamrin Bojonegoro.
Baca Juga: Jarang Diketahui Orang, Inilah 3 Manfaat Mengonsumsi Jambu Air untuk Kesehatan
“Sebelum Maliogoro dibangun, siang kami berangkat ke pasar. Kadang-kadang saya pergi ke Taman Rajekwesi pada malam hari, tapi hal yang terjadi di sana tidak seramai di Maliogoro,” kata Kandar.
Dikatakannya, karena banyaknya pengunjung yang berkunjung ke Maliogoro, maka layanan transportasi Andong juga ramai dikunjungi pengunjung.
Baca Juga: Kaya Nutrisi, Ini 2 Manfaat Jambu Jamaika Bagi Kesehatan
Ia mengaku bersyukur akan hal itu. Hal ini meningkatkan pendapatannya dan memungkinkan dia memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Alhamdulillah, bisa untuk menafkahi anak dan istri saya,'' katanya.
Ia mengaku sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah menjadikan kawasan Jalan MH Thamrin menjadi objek wisata baru yang dapat meningkatkan pendapatan para penyedia jasa Andong seperti dirinya.
Baca Juga: Surya Adhi Nugraha Berhasil Manfaatkan Minyak Kelapa Hasil Blondo, Bisa Produksi 250 Liter Sehari
“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas pengembangan kawasan Maliogoro. Ini sangat membantu masyarakat sekitar, khususnya secara ekonomi,” ujarnya. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin