RADAR MALIOBORO- Wisata di Jawa Tengah terkenal dengan destinasi wisatanya yang beragam dan menarik. Salah satunya adalah Vanaprastha Park. Destinasi di dalam Komplek wisata Gedong Songo cocok untuk bermalam dan glamping.
Lokasinya di belakang candi I. Sebuah perusahaan wisata milik Perhutani, dimana Anda bisa menikmati keindahan hutan pinus yang masih terjaga. karena lokasinya yang berada di ketinggian, dapat mebuat wisatawan yang datang betah akan suasana di dalamnya.
Baca Juga: Kekurangan Magnesium Jadi Salah Satu Penyebab Insomnia, Kok Bisa? Simak Ini Penjelasanya!
Saat memasuki lokasi, wisatawan langsung disambut dengan pepohonan pinus yang menjulang tinggi. Hamparan rumput yang hijau menandakan bahwa objek wisata ini saat ini dirawat dan dipelihara dengan baik. Terlihat sudah ada beberapa bangunan tempat menginap wisatawan di pintu masuk.
Direktur PTPS, Cahyo Kawedar mengungkapkan pihaknya sedang membangun lokasi wisata, villa atau fasilitas glamping di kawasan wisata Gedong Songo. Dimana bangunan-bangunanya berdasarkan seperti bangunan milik Perhutani seperti kantor dan rumah dinas.
“Dengan suasana seperti ini bisa menciptakan kenangan masa lalu. Tapi perlu perawatan juga agar awet,'' ujarnya.
Namun, salah satu kendala objek wisata ini adalah konektivitas jalan raya. Karen akses menuju Vanaprastha yang menanjak membutuhkan banyak tenaga. Oleh karena itu, sebagian besar orang yang berkunjung ke Vanaprastha adalah kaum milenial. Untuk wisatawan dewasa terkendala dengan akses jalan tersebut.
Baca Juga: Film Vina: Sebelum 7 Hari, Sentil Mandulnya Penegakan Hukum pada ‘Yang Kuat’
“Oleh karena itu, ke depan kami berencana membuat wisata di area bawah, karena masih ada sekitar seperempat hektare lahan yang kosong. sehingga pengunjung bisa langsung menuju tempat wisata tersebut.” Ujarnya
Vanaprastha sendiri memiliki sekitar enam bangunan mirip rumah yang bisa dijadikan tempat menginap bagi wisatawan. Keenam bangunan tersebut berbeda-beda bentuk dan kapasitasnya. Kenanga, Cempaka, Yoga, Teratai adalah beberapa nama bangunan yang mudah dipilih pengunjung. Jumlah orang yang dapat ditampung bervariasi, beberapa tempat dapat menampung antara 10 hingga 20 orang.
Baca Juga: Wujudkan Presidential Club, Pengamat Sebut Prabowo Bakal Dikenang sebagai Presiden Pemersatu Bangsa
"Kemudian kami memiliki vila yang terdiri enam kamar dan satu kamarnya untuk dua orang,” ungkap Supervisor Site Vanaprastha.
Pihaknya juga menyediakan peralatan dan kebutuhan bagi sebagian wisatawan yang ingin bermalam namun tidak memiliki perlengkapan yang diperlukan. Namun Anda harus melalui konfirmasi terlebih dahulu. Untuk harga per malam bervariasi.
“Untuk yang Cempaka dan Kenanga harganya Rp 1,5 juta per malam. Kalau yang Teratai Rp 2,5 juta per malam,” jelasnya.
Namun untuk pengunjung yang ingin camping di alam terbuka juga bisa cukup membayar tiket masuk sebesar Rp 8.000. Setelahnya, wisatawan juga bisa memesan makanan dan minuman sesuai panduan pengelola.
“Kami juga bekerja sama dengan warung-warung makan di sini untuk menyediakan makanan. Agar ada pemasukan juga dari mereka,” jelasnya.
Wisatawan tidak hanya bisa menikmati keindahan alam hutan pinus, tapi juga mengunjungi beberapa candi yang terletak di area atas yang masih sepi. Karena wisata menuju Candi Gedong Songo dimulai sekitar jam 08:00 WIB. Hal ini bertujuan agar wisatawan yang bermalam di Vanaprastha dapat berkeliling di kawasan Candi Gedong Songo lebih pagi lagi. ***
Editor : Iwa Ikhwanudin