RADAR MALIOBORO – Kabupaten Wonosobo kerap menjadi tujuan wisata wisatawan dari berbagai daerah.
Daya tarik dari Kabupaten Wonosobo menawarkan berbagai jenis obyek wisata mulai dari wisata alam, budaya, sejarah, dan kuliner.
Selain pilihan wisata tersebut, ada beberapa daerah di Kabupaten Wonosobo yang menawarkan wisata desa.
Salah satu desa yang menawarkan paket wisata ini adalah Desa Sendangsari.
Baca Juga: Ini Dia 3 Tempat Makan Bakmi yang Enak dan Terkenal di Bogor, yang Wajib Banget Kalian Coba!
Desa Sendangsari terkenal dengan menawarkan wisata alam dan wisata edukasi yang sangat menarik.
Desa ini menawarkan beragam aktivitas kegiatan dan bisa dilakukan untuk mengisi waktu liburan Anda.
Tak heran jika Desa Sendangsari menjadi destinasi wisata favorit para wisatawan.
Dikutip dari Jadesta Kemenparekraf, Desa Sendangsari diketahui masuk dalam 500 besar ADWI (Anugerah Desa Wisata Indonesia) tahun 2023.
Baca Juga: Yakup Hasibuan Ceritakan Perkembangan Kyarra Arunika Hasibuan yang Kini Berusia 2 Bulan Lebih
Di penghujung tahun 2023, Desa Wisata Sendangsari mampu berhasil menjadi juara umum Festival Desa dan Jambore Pokdarwis Wonosobo 2023.
Desa Wisata Sendangsari terletak di Jalan Dieng, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.
Lokasinya sangat mudah diakses oleh para wisatawan dan tidak jauh dari pusat kota.
Baca Juga: Amankah Minum Kopi Bagi Pengidap Darah Tinggi? Begini Penjelasan Dokter
Desa Wisata Sendangsari mempunyai potensi alam, budaya dan kesenian yang besar sebagai daya tarik wisata.
Di Desa Wisata Sendangsari sendiri memiliki berbagai fasilitas seperti tempat parkir, balai pertemuan, jungle tracking, kuliner, mushola, wifi area, dan kamar mandi umum.
Desa ini memiliki banyak wisata unggulan, antara lain wisata seni dan budaya, wisata edukasi pertanian, river tubing, outbond maupun live in (wisata menginap langsung di desa).
Wisata live in menjadi salah satu yang unik dan cukup direkomendasikan dengan harga paketnya kurang lebih Rp 250.000,00 per orang.
Wisatawan yang mengikuti paket wisata live in di Desa Wisata Sendangsari akan tinggal selama 3 hari 2 malam di rumah warga.
Selama jangka waktu tersebut, wisatawan dapat merasakan langsung semua kegiatan yang ada di Desa Wisata Sendangsari.
Baca Juga: Dalami Kasus Dugaan Penggelapan Uang Tiko Aryawardhana, Polisi Periksa Lima Orang Saksi
Kegiatan tersebut termasuk mengunjungi objek wisata di Dieng, Telaga Menger dan lain sebagainya.
Selain itu, terdapat wisata edukasi pertanian dengan biaya sekitar Rp 20.000,00 per orang.
Wisatawan akan diajak untuk merasakan langsung bagaimana rasanya membajak sawah.
Selanjutnya wisata tracking jelajah Desa dengan biaya kurang lebih Rp 10.000,00 per orang.
Baca Juga: Bobby Nasution Tak Takut Jika Harus Lawan Ahok di Pilkada Sumut 2024
Dalam kegiatan jelajah desa tersebut, wisatawan tentunya diajak untuk melihat berbagai hal yang ada di Desa Wisata Sendangsari.
Ada juga kegiatan wisata yang bisa memacu adrenalin yaitu menyusuri sungai dengan menggunakan ban atau disebut river tubing.
Kegiatan ini tentunya dijamin aman dan akan diarahkan langsung oleh warga lokal.
Kegiatan river tubing dikenakan biaya Rp 35.000,00 per orang.
Desa Wisata Sendangsari menawarkan beragam kegiatan wisata serta wisata seni dan budaya.
Desa Wisata Sendangsari sangat terkenal dengan pertunjukan Tari Topeng Lengger khas Wonosobo.
Wisatawan juga dapat menyaksikan langsung proses latihan dan ikut belajar langsung pada kesenian yang ada di desa tersebut.
Untuk menginap, di Desa Wisata Sendangsari memiliki sejumlah pilihan homestay dengan harga mulai dari sekitar Rp150.000,00-an.
Berkunjungan ke Desa Wisata Sendangsari belum lengkap tanpa mencicipi kulinernya.
Berkunjung di Desa Wisata Sendangsari tidak lengkap tanpa mencicipi kulinernya.
Di desa tersebut ada beberapa pilihan kuliner yang diproduksi oleh warga lokal.
Ada brondong jagung asli Sendangsari, cemilan Keras atau Sayur Kenci Rasa-rasa dan lain-lain.
Bagi pembaca yang berminat berwisata ke Desa Sendangsari dapat menghubungi nomor 0858-6868-5531 atau dapat mengakses akun Instagram @desawisatasendangsari.***
Editor : Iwa Ikhwanudin