RADAR MALIOBORO - Giriloyo adalah sebuah dusun yang terletak di bawah kaki perbukitan Imogiri, kawasan yang terkenal di selatan Yogyakarta karena menjadi tempat pemakaman raja-raja Kerajaan Mataram Islam.
Terletak sekitar 15 km dari pusat pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta, dusun ini menawarkan suasana pedesaan yang tenang dan damai.
Meskipun terpencil, Giriloyo menyimpan warisan budaya yang kaya.
Selain terkenal dengan Gurah tradisional (pengobatan dengan akar untuk penyakit saluran pernapasan) Giriloyo juga merupakan pusat kerajinan batik tulis di Yogyakarta.
Di desa ini, pengunjung bisa berburu batik atau belajar langsung proses pembuatannya dari para pengrajin.
Selain batik, kuliner khas Giriloyo juga menggoda.
Pengunjung bisa menikmati pecel kembang turi, wedang uwuh, rempeyek supergede, dan menu khas lainnya.
Di sepanjang jalan Imogiri Timur, tak jauh dari Giriloyo, terdapat warung-warung yang menjajakan sate klathak, menambah daya tarik wisata kuliner daerah ini.
Batik tulis di Giriloyo diperkirakan masuk pada abad ke-17.
Sebagian besar penduduk pada masa itu menjadi abdi dalem Keraton Yogyakarta yang bertugas merawat makam raja-raja Yogya-Solo di perbukitan Imogiri.
Interaksi antara keraton dan penduduk menyebabkan beberapa tokoh kerabat keraton memberikan pekerjaan kepada masyarakat sekitar, khususnya ibu-ibu, sebagai buruh nyanthing batik.
Selama berabad-abad, penduduk Giriloyo tetap menjadi buruh batik yang menjual batik setengah jadi ke juragan-juragan di sekitar Kraton Yogyakarta.
Namun, setelah gempa hebat yang menghancurkan Yogyakarta pada tahun 2006, masyarakat Giriloyo membentuk kelompok-kelompok batik dan mendapat banyak pelatihan serta pendampingan dari pemerintah dan LSM.
Pasca-gempa, dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari berbagai pihak, pengrajin batik Giriloyo mengalami kemajuan pesat.
Mereka tidak hanya membuat kain batik hingga jadi tetapi juga mampu memasarkan hasil karya mereka ke berbagai daerah di Indonesia dan bahkan ke luar negeri.
Kini, Giriloyo menjadi desa andalan dalam wisata dan pembelajaran batik yang mendunia, melestarikan tradisi dan memperkenalkan keindahan batik tulis Yogyakarta kepada dunia.
(Rinda Martisa Fiorentina)
Sumber: batikgiriloyo.com