RADAR MALIOBORO - Studio Alam Gamplong di Kabupaten Sleman, Yogyakarta, kini menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik perhatian banyak wisatawan. Dikenal sebagai "Mini Hollywood" Indonesia, tempat ini menawarkan pengalaman unik untuk merasakan sensasi syuting film di lokasi yang asli. Dengan berbagai replika bangunan bersejarah dan set film, Studio Alam Gamplong menawarkan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.
Studio Alam Gamplong diprakarsai oleh Mooryati Soedibyo, seorang pengusaha sukses pendiri Mustika Ratu. Pada usia 91 tahun, Mooryati Soedibyo berinisiatif menyumbangkan sebuah film untuk bangsa, dengan tujuan memberikan pelajaran tentang pengembangan karakter dan kepemimpinan. Tokoh Sultan Agung dipilih sebagai inspirasi film tersebut. Setelah mencari lokasi yang sesuai untuk syuting, dipilihlah Gamplong sebagai lokasinya.
Studio ini kemudian dikembangkan oleh Hanung Bramantyo, seorang sutradara terkenal Indonesia, untuk keperluan syuting film "Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta" yang dirilis pada tahun 2018. Setelah selesai syuting, Mooryati Soedibyo menghibahkan studio ini kepada pemerintah daerah setempat, dan tempat ini dibuka untuk umum sebagai destinasi wisata edukatif dan rekreasi. Keunikan dan keaslian set filmnya menarik minat banyak pengunjung, menjadikannya salah satu lokasi syuting terpopuler di Jogja.
Fasilitas dan Atraksi di Studio Alam Gamplong
1. Replika Bangunan Bersejarah
Studio Alam Gamplong menawarkan berbagai replika bangunan bersejarah yang dibangun dengan detail yang baik untuk keperluan syuting film. Pengunjung dapat melihat langsung bangunan seperti benteng, rumah tradisional Jawa, dan pasar tempo dulu. Setiap sudut studio ini menawarkan pengalaman visual yang mengesankan, seolah-olah pengunjung benar-benar berada di masa lalu.
2. Spot Foto Instagramable
Dengan banyaknya set film yang autentik dan unik, Studio Alam Gamplong menjadi surga bagi para penggemar fotografi dan pengguna media sosial. Banyak spot foto menarik yang bisa diabadikan. Lokasi ini sering dijadikan latar belakang foto pre-wedding dan sesi pemotretan lainnya.
3. Edukasi Perfilman
Selain menikmati keindahan set film, pengunjung juga dapat belajar tentang proses pembuatan film di sini. Ada tur edukasi yang menjelaskan bagaimana film dibuat, mulai dari desain set, pengambilan gambar, hingga pasca-produksi. Informasi ini memberikan wawasan baru bagi para pengunjung tentang industri perfilman.
Informasi Penting untuk Pengunjung
1. Harga Tiket Masuk
Tidak ada biaya masuk tetap untuk mengunjungi Studio Alam Gamplong. Di dekat pintu masuk, terdapat kotak donasi di mana pengunjung dapat memberikan sumbangan sepantasnya. Namun, untuk mengakses beberapa area khusus seperti museum, pengunjung harus membeli tiket seharga Rp10.000. Berikut adalah rincian harga tiket di Studio Alam Gamplong:
Tiket Masuk: Sepantasnya
Tiket Masuk Kereta Tua, Museum Bumi Manusia, Rumah Habibie & Ainun, Galeri Antiques, Rumah Kiblat Trinil masing-masing: Rp10.000
Tiket Masuk All Access: Rp45.000
Sewa Jeep: Rp150.000
Ijin Penggunaan Kamera: Rp10.000
2. Jam Operasional
Wisatawan bisa berkunjung ke studio ini setiap hari. Tempat wisata ini buka dari jam 9 pagi hingga jam 5 sore, memberikan cukup waktu bagi pengunjung untuk mengeksplorasi setiap sudut lokasi.
3. Lokasi dan Akses
Studio Alam Gamplong mudah ditemukan karena tidak terlalu jauh dari pusat kota Yogyakarta. Alamat lengkapnya adalah Gamplong 1, Sumberrahayu, Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55563.
Baca Juga: Nikmati Es Krim Lezat Sambil Menyaksikan Kereta Melintas di Yogyakarta
Studio Alam Gamplong adalah destinasi wisata yang unik dan menarik di Yogyakarta. Dengan keindahan set film yang otentik, pengalaman edukatif, dan berbagai spot foto menarik, tempat ini menawarkan pengalaman liburan yang berbeda dari biasanya. Jika Anda mencari pengalaman liburan yang berbeda dan berkesan, Studio Alam Gamplong adalah pilihan yang tepat.
(Hasna Rafidah)
Sumber: Akun instagram @gamplongstudio, visitingjogja.jogjaprov.go.id
Editor : Iwa Ikhwanudin