RADAR MALIOBORO - Yogyakarta selalu memikat hati para pelancong dengan kekayaan budaya dan alamnya. Selain mengunjungi candi, pantai, atau destinasi populer, terdapat berbagai desa wisata yang menawarkan keindahan dan pengalaman berbeda. Mari kita jelajahi beberapa desa wisata unik yang penuh pesona dan menjanjikan pengalaman tak terlupakan di Jogja.
1. Desa Wisata Kelor: Petualangan Outbound dan Harmoni Alam
Dusun Kelor, terletak di Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, adalah salah satu desa wisata yang menawarkan keindahan alam dan kegiatan outbound seru.
Terletak sekitar 25 km dari pusat kota Yogyakarta, desa ini dapat dicapai dalam waktu kurang lebih 30 menit. Berada pada ketinggian 700 meter DPL, suasana desa yang sejuk dengan suhu berkisar antara 23-30°C ini menyuguhkan panorama alam yang memikat, mulai dari kebun salak, sungai jernih, kolam ikan, hingga pemandangan gunung yang menakjubkan.
Desa wisata Kelor berdiri sejak tahun 2006 dan memiliki Joglo yang berusia sekitar 200 tahun, yang dulu digunakan sebagai markas Tentara Pelajar pada era Kapten Martono. Sungai Bedog yang mengalir di sebelah timur desa ini menambah nuansa khas pedesaan, sungai ini juga terbentuk dari letusan gunung Merapi.
Desa ini terkenal dengan keramahan penduduknya yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani, peternak, dan pembudidaya jamur.
Di sini, pengunjung bisa menikmati berbagai kegiatan, mulai dari camping di area perkemahan yang dikelilingi kebun salak, hingga mencoba berbagai wahana permainan outbound seperti flying fox. Selain itu, pengunjung juga dapat melakukan river tracking di Sungai Bedog yang menawarkan petualangan seru menyusuri aliran sungai yang jernih dan dingin.
Wisatawan juga bisa bermalam di rumah joglo bersejarah yang memberikan nuansa arsitektur Jawa yang autentik.
2. Desa Wisata Nglanggeran: Eksplorasi Gunung Api Purba
Desa Wisata Nglanggeran di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul, dikenal sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia yang diakui oleh UNWTO.
Desa ini menawarkan keindahan alam serta keunikan Gunung Api Purba yang telah terbentuk sejak 60-70 juta tahun lalu.
Berjarak sekitar 25 km dari kota Yogyakarta, desa ini dapat ditempuh dalam waktu satu jam perjalanan menggunakan mobil.
Gunung Api Purba Nglanggeran adalah salah satu Geosite di Gunung Sewu UNESCO Global Geopark. Wisatawan dapat trekking menjelajahi bongkahan-bongkahan batu raksasa, menikmati pemandangan alam yang indah, dan menghirup udara segar.
Desa ini juga menawarkan pengalaman menginap di homestay bersama penduduk lokal, memberikan kesempatan untuk belajar tentang flora, fauna, seni budaya, serta pengolahan cokelat dan batik.
Desa Wisata Nglanggeran juga dikenal dengan Griya Cokelat Nglanggeran, pusat oleh-oleh dan edukasi pengolahan kakao. Pengunjung bisa belajar proses pengolahan cokelat dari hulu ke hilir, mulai dari bahan baku hingga produk jadi, dan tentunya membeli oleh-oleh khas desa ini.
3. Desa Wisata Kasongan: Pusat Kerajinan Gerabah
Desa Wisata Kasongan di Kabupaten Bantul terkenal dengan kerajinan gerabah yang telah menembus pasar internasional.
Keahlian membuat gerabah diwariskan secara turun-temurun, menjadikan desa ini sebagai ikon kerajinan gerabah di Bantul. Sejarah desa ini berawal dari masa penjajahan Belanda, di mana penduduk mulai mengolah tanah liat menjadi berbagai perabot dapur dan mainan anak-anak.
Kini, Desa Kasongan telah berkembang pesat dengan berbagai produk kerajinan dari tanah liat, batok kelapa, bambu, rotan, dan kayu.
Hasil kerajinan berupa guci, pot, souvenir, pigura, dan hiasan dinding ini berkualitas tinggi dan diekspor ke mancanegara. Wisatawan dapat belajar langsung proses pembuatan gerabah yang artistik dan membeli hasil kerajinan sebagai oleh-oleh.
4. Desa Wisata Kaki Langit Mangunan: Destinasi Presiden Obama
Desa Wisata Kaki Langit Mangunan di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, menawarkan keindahan alam dengan berbagai destinasi menarik.
Salah satunya adalah Kebun Buah Mangunan yang terkenal dengan puncak panorama ‘negeri di atas awan’, tempat yang sempurna untuk berburu sunrise.
Destinasi lain seperti Seribu Batu Songgo Langit (Rumah Hobbit) dan Puncak Becici juga menambah daya tarik desa ini.
Seribu Batu Songgo Langit terkenal dengan spot foto artistik dan flying fox, sementara Puncak Becici yang pernah dikunjungi Presiden Obama pada 2017 silam, menawarkan keindahan hutan pinus yang mempesona. Pengunjung juga bisa menikmati spot foto Instagrammable di Pinus Pengger, seperti Panca Wara yang menjadi sudut foto favorit.
Dengan beragam keunikan dan aktivitas menarik, desa-desa wisata di Jogja ini menawarkan pengalaman yang tak terlupakan. Dari keindahan alam hingga kekayaan budaya dan kerajinan, setiap desa memiliki daya tariknya sendiri yang layak untuk dieksplorasi.
(Rinda Martisa Fiorentina)
Sumber: Berbagai sumber.
Editor : Iwa Ikhwanudin