RADAR MALIOBORO – Kulon Progo, sebuah daerah bagian dari kota Jogja yang menyimpan banyak keragaman wisata alam. Berbagai destinasi di kabupaten ini telah menarik simpati wisatawan untuk dikujungi. Salah satunya adalah destinasi wisata pantai.
Jika dilihat dari tempatnya, setiap pantai di Kabupaten Kulon Progo memiliki ciri khas tersendiri. Hal ini menjadikan Kulon Progo kaya akan pesona alam yang menakjubkan.
Dari sekian banyaknya destinasi, Pantai Bidara menjadi objek wisata yang tergolong baru di Kabupaten Kulon Progo.
Lokasi pantai terletak di Jl. Pantai Bugel, Gumuk Waru, Bugel, Kecamatan Panjatan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pantai ini dulunya adalah pengembangan dari Pantai Bugel. Sekilas pemandangan di Pantai Bidara dan Pantai Bugel memang terkesan sama. Namun, ternyata ada keunikan yang menarik di kawasan Pantai Bidara.
Terletak di sebelah barat dari Pantai Bugel dengan jarak 200 m, destinasi Pantai Bidara menyuguhkan beberapa area unik. Seperti halnya pesona pemandangan laut selatan yang masih sangat alami hingga aktivitas pertanian buah melon dari warga setempat.
Selain itu, banyak tanaman bidara yang tumbuh di kawasan pantai. Konon, tanaman ini dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit. Dengan memiliki tanaman khas yang bernama Bidara, pantai ini akhirnya dinamakan Pantai Bidara oleh warga.
Sebagai surga tersembunyi yang belum terjamah oleh banyak wisatawan, harga tiket masuk Pantai Bidara sekitar Rp. 5000 saja. Untuk harga parkir motor Rp.3000 dan parkir mobil Rp. 5000.
Jam operasional pantai ini dibuka setiap hari, mulai pukul 06.00 pagi sampai pukul 17.00 sore.
Pantai Bidara menjadi destinasi wisata baru sejak tahun 2021. Pantai ini telah dipercaya masyarakat sebagai sumbu imajiner dengan beberapa tempat yang berhubungan, seperti Monumen Nyi Ageng Serang, Kantor Bupati Kulon Progo sampai Puncok Suroloyo. Puncak ini tergolong dataran tertinggi di Kabupaten Kulon Progo.
Menurut keyakinan warga setempat, Pantai Bidara dulunya sebuah tempat pertapaan dari Sultan Hamengkubuwono IX di masa hidupnya.
Baca Juga: Banyak Digemari karena Bikin Gemas, Ini Fakta Menarik Tentang Capybara
Berstatus wisata baru di Kulon Progo, pantai ini mendapatkan program pengembangan kawasan pariwisata maritim oleh Gubernur DIY. Salah satu bentuk implementasi dari visi misi “Among Tani Dagang Layar”.
Sebuah gagasan yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dimana pembangunan daratan bisa beralih ke lautan. Tak heran jika destinasi wisata pantai di Yogyakarta mengalami perkembangan yang signifikan dari tahun ke tahun.
Bagi wisatawan yang memasuki area pantai, akan disambut oleh Gapura Jingking, sebuah gapura yang berada di pintu masuk Pantai Bidara.
Jingking sendiri merupakan sejenis hewan ketam yang hidup di pasir pantai. Hewan ini bisa dijumpai di sepanjang pesisir pantai selatan Yogyakarta.
Biasanya hewan Jingking diolah menjadi rempeyek, sebuah makanan khas yang tergolong ringan dan sering dijual di area pesisir pantai.
Pantai Bidara juga menawarkan wisata maritim yang bertema edukasi. Dimana wisata ini lebih mengacu pada edukasi pembuatan garam dan sistem tunnel. Kemudian ada juga rumah konservasi tukik, nantinya wisatawan akan diperkenalkan tentang pelestarian lingkungan hidup.
Seiring berjalannya waktu, program pengembangan kawasan maritim di Pantai Bidara akan terus berlanjut. Perbaikan dan penambahan fasilitas-fasilitas pendukung hingga kolaborasi dengan pihak pemerintah akan terus dilakukan.
Sampai pada akhirnya, destinasi wisata Pantai Bidara menjadi salah satu objek wisata unggulan di Kabupaten Kulon Progo.
Penulis : Razmarita Dyasprinasti
(berbagai sumber)