Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Fenomena Cahaya Surga Dari Goa Jomblang di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta

Iwa Ikhwanudin • Jumat, 6 September 2024 | 03:08 WIB
Cahaya Surga di Goa Jomblang.  Sumber: berbagai sumber
Cahaya Surga di Goa Jomblang. Sumber: berbagai sumber

RADAR MALIOBORO - Pernahkah Anda membayangkan menyaksikan keajaiban alam yang begitu sempurna? Di kedalaman Goa Jomblang, sebuah sinar matahari menembus kegelapan, menciptakan sebuah pertunjukan cahaya yang memukau. Fenomena yang oleh banyak orang disebut sebagai 'cahaya surga' ini adalah hasil dari proses geologi yang unik dan menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan alam Indonesia.

Goa jomblang terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Goa Jombalng cukup menantang dibandingkan gua yang lainnya, karena goa Jomblang ini adalah gua vertikal. Bagi pengunjung yang senang memacu adrenalin, Goa Jomblang merupkan tempat wisata yang sesuai. Serta jangan lupa untuk mengabadikan moment dan pemandang yang ada di dalam goa.

Baca Juga: Keindahan Pantai Wediombo: Surga Tersembunyi di Gunungkidul dengan Kolam Alami dan Pasir Putih yang Mempesona

Daya tarik dari Goa Jomblang ini adalah goa yang vertikal yang terjadi karena runtuhnya tanah dan vegetasi karena proses geologi. Runtuhan ini menghasilkan sinkhole atau sumuran dengan mulut gua sekitar 50 meter. Yang akhirnya terbentuk, Goa Jomblang sebagai tempat konservasi tumbuhan purba di dasar goa.

Saat di goa jomblang harus membutuhkan alat khusus dan keahlian untuk turun dan menjelahi goa. Setelah turun sedalam 15 meter dan sampai pada dasar goa, pengunjung akan terpesona dengan pemandangan di sekitar mulut Goa Jomblang.

Baca Juga: Pesona Tebing Koja Kandang Godzilla: Menikmati Keindahan Alam di Kabupaten Tangerang

Di sekitar kaki berpijak pengunjung akan menemui berbagai tumbuhan purba yang cantik dan rimbun. Kemudian saat menyusuri lorong goa, pengunjung dapat melihat lorong goa yang dihiasi dengan stalagmit dan stalaktit di atasnya. Selain itu juga ada aliram sungai yang cukup deras di dalam goa.
Setelah melakukan perjalanan sejauh 300 meter, pengunjung akan mendapati Luweng Grubug. Di sana pengunjung akan melihat pemandangan yang disebut ‘cahaya surga’ Goa Jomblang yang kerap diunggah di media sosial. Cahaya matahari masuk ke dalam goa dan menyinari flowstone.

Keindahan dari ‘cahaya surga’ hanya dapat dinikmati pada waktu tertentu saja, yaitu waktu terbaiknya sekitar pukul 10.00 hingga 12.00 WIB. Dimana matahari tepat menyinari mulut Goa Jomblang. Dengan catatn jika cuaca sedang cerah, karena jika mendung matahari tidak dapat masuk dan menyinari mulut goa.

Baca Juga: Ubah Kegemaran Jadi Ladang Rezeki: Simak Panduan Ini untuk Mengubah Hobi Menjadi Bisnis

Bagi pengunjung yang ingin turun ke goa tidak perlu khawatir karena pengelola Goa Jomblang sudah menyiapkan peralatan untuk vertical caving, yaitu SRT (Single Rope Technique) dan perlengkapan keamanan serta sudah ada pemandu yaang bertugas menjaga pengunjung.

Tiket masuk Goa Jomblang di Yogyakarta gratis, tetapi pengunjung yang ingin melakukan caving harus menyewa peralatan. Biaya sewa peralatan caving di Goa Jomblang berkisar antara Rp 450.000 hingga Rp 1 juta per orang. Harga tersebut sudah termasuk paket vertical caving, seperti pemandu, peralatan, dan makan siang.

Baca Juga: Keindahan Gua Jatijajar: Destinasi Wisata Alam Bersejarah di Kebumen dengan Legenda Mistis
 
Untuk pengunjung yang membawa kendaraan, akan dikenakan tarif parkir sebesar Rp 3.000 untuk sepeda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

(Anissa Dewi Sartika)
(Sumber: berbagai sumber

Editor : Iwa Ikhwanudin
#goa jomblang #Goa Jomblang di Jogja #goa jomblang jogja #wisata alam