RADAR MALIOBORO - Kota Solo di Jawa Tengah mempunyai banyak tempat wisata yang bisa Anda kunjungi.
Destinasi wisata yang paling direkomendasikan adalah Keraton Kasunanan Surakarta yang terletak di pusat kota.
Wisatawan dapat mencapai istana ini dengan mobil pribadi atau angkutan umum.
Di sekitar keraton terdapat Museum Surakarta (Museum Cagar Budaya Kalat Kasunanan Surakarta), yang menyimpan banyak peninggalan masa Kasunanan Surakarta.
Termasuk barang-barang unik lainnya yang dibawa oleh keraton.
Museum ini juga memiliki kolom-kolom hadiah dari kerajaan-kerajaan Eropa, kolom gamelan, dan replika pusaka keraton yang menjadi saksi sejarah perkembangan Keraton Surakarta.
Di Keraton Kasunanan Surakarta, wisatawan dapat mengagumi keagungan bangunan tradisional Jawa kuno.
Bangunannya ditopang oleh tiang-tiang yang kokoh dan memiliki lantai yang khas sehingga menjadikan bangunan istana semakin unik dan elegan.
Setelah melewati beberapa bangunan di puncak, wisatawan menuju ke halaman Kamandungan Lor dan Sri Manganti.
Lalu, destinasi terakhir wisatawan adalah Museum Keraton Surakarta Hadiningrat.
Ada beberapa hal yang perlu diingat ketika mengunjungi keraton.
Kacamata hitam, topi, dan jaket tidak diperbolehkan masuk ke dalam museum.
Kami juga menyarankan agar Anda tidak mengenakan celana pendek saat berkunjung ke Keraton Kasunanan Surakarta.
Hal ini mungkin bertujuan untuk menghormati budaya yang ada mengenai nenek moyang, tradisi keraton, dan norma kesopanan bagi wisatawan.
Jika wisatawan membawa barang terlarang, mereka dapat menitipkannya di pihak administrasi kasir.
Harga tiket masuk Museum Keraton Kasunanan Surakarta juga terjangkau yaitu Rp 10.000 per orang.
Selain itu, jika Anda ingin melestarikan arsitektur keraton secara permanen melalui foto dan kamera, dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 2.000.
Wisata ini berlangsung dari hari Senin hingga Kamis mulai pukul 09.00-14.00 WIB Waktu Indonesia Barat.
Tutup untuk umum pada hari Jumat dan buka mulai pukul 10.00-15.00 WIB pada hari Sabtu dan Minggu.
Keraton Kasunanan Surakarta yang menurut kepercayaan masyarakat Jawa adalah “Pusin Tanah Jawi” yang berarti pusat dan sumber kebudayaan Jawa, terletak di Desa Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, pusat Kota Surakarta.
Keraton ini didirikan melalui pekerjaan konstruksi yang dimulai tahun 1743 sampai 1745 dengan menggunakan kayu jati dari Alas Ketu dekat kota Wonogiri.
Luas total Keraton Surakarta adalah 147 hektar, yang meliputi Benteng Balwarti, Alun-Alun Lor, Alun-Alun Kidul, Gapura Gladag, dan seluruh area dalam kompleks Masjid Agung Surakarta, saat ini luas keraton mencapai 15 hektar.
Untuk jarak tempuh dari pusat Kota Surakarta sekitar 1,5 km dengan waktu kisaran 8 menit.
(Septian Adi Nugroho)
Editor : Meitika Candra Lantiva