RADAR MALIOBORO - Stone Garden, sebuah destinasi wisata alam yang memikat di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menawarkan pesona keindahan alam yang memukau serta latar belakang sejarah yang kaya.
Tempat ini terkenal dengan pemandangan batu karst raksasa yang tersusun rapi, dikelilingi oleh hamparan rumput liar hijau, menciptakan suasana yang menyejukkan.
Pertama kali ditemukan oleh sekelompok peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2000, Stone Garden, atau yang juga dikenal sebagai Karst Citatah, telah berkembang menjadi salah satu kawasan wisata alam terpopuler.
Destinasi ini tidak hanya menarik perhatian para petualang muda, tetapi juga menawarkan berbagai spot berfoto yang instagramable, sehingga menjadi tujuan favorit bagi para pengunjung yang gemar berbagi momen di media sosial.
Keunikan Stone Garden terletak pada bebatuannya yang berasal dari aktivitas alam di masa pra-sejarah.
Para ahli meyakini bahwa batuan di kawasan ini terbentuk dari sisa-sisa bebatuan di dasar danau purba Bandung akibat letusan Gunung Sunda jutaan tahun lalu.
Diceritakan bahwa wilayah Bandung dulunya merupakan daerah yang dialiri oleh danau, yang kini dikenal sebagai Cekungan Bandung.
Terletak di Gunung Masigit, Citatah, kawasan ini tidak hanya menawarkan keindahan visual, tetapi juga menyimpan latar belakang bersejarah yang menarik.
Diketahui, pembentukan kawasan ini telah berlangsung sejak zaman Miosen, sekitar 20 hingga 30 juta tahun yang lalu.
Pada masa itu, dataran tinggi ini adalah lautan dangkal yang kemudian mengering, menghasilkan formasi batuan yang unik dan rapi.
Pemandangan di Stone Garden semakin menawan dengan adanya bukit kapur berwarna putih yang berdampingan dengan pepohonan dan ilalang hijau.
Selain itu, area ini dikelilingi lembah-lembah dangkal yang menambah pesona alamnya.
Tidak jauh dari Stone Garden, pengunjung dapat menjelajahi Goa Pawon, salah satu dari lima situs manusia purba di Indonesia.
Gua ini, yang diperkirakan telah dihuni sejak ribuan tahun lalu, menyimpan fosil manusia purba ras Mongoloid yang berusia lebih dari 5.600 tahun serta peninggalan prasejarah lainnya.
Stone Garden juga menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pengunjung, seperti area parkir, toilet, mushola, toko cinderamata, serta warung yang menjajakan camilan dan minuman.
Selain itu, pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekitar atau berfoto di antara bebatuan purba yang berpadu dengan bukit kapur dan pepohonan hijau.
Untuk mencapainya, wisatawan akan merasakan pengalaman trekking yang menyenangkan, dengan berjalan kaki melalui jalan setapak yang menanjak.
Dengan semua daya tarik yang dimilikinya, Stone Garden adalah destinasi yang wajib dikunjungi bagi para pecinta alam dan sejarah.