Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Mengenal Keindahan Klenteng Sam Poo Kong: Perpaduan Budaya Tionghoa dan Jawa di Semarang

Tastabila Maika Warditya • Senin, 23 September 2024 | 21:37 WIB
Klenteng Sam Poo Kong Semarang.
Klenteng Sam Poo Kong Semarang.

RADAR MALIOBORO - Klenteng Sam Poo Kong yang juga dikenal sebagai Klenteng Gedung Batu adalah klenteng Tionghoa tertua yang menjadi ikon kota Semarang, ibu kota Jawa Tengah.

Dibangun di atas lahan seluas 1.020 meter persegi, bangunan ini memadukan arsitektur Tionghoa dan Jawa dari abad ke-14.

Dihiasi dengan warna merah mencolok serta atap pagoda berlapis tiga yang menjadi ciri khas budaya Asia Timur, klenteng ini menghadirkan kesan megah dan penuh makna.

Masih digunakan sebagai tempat ibadah umat Konghucu, Klenteng Sam Poo Kong juga menjadi simbol akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa.

Pengaruh budaya Jawa tampak pada bangunan yang menyerupai rumah joglo, sedangkan nuansa Tionghoa tercermin dari dominasi warna merah yang dipercaya membawa keberuntungan oleh masyarakat Tionghoa.

Selain beribadah, wisatawan dapat menikmati berbagai spot foto yang Instagramable di sini.

Menariknya, pengunjung juga bisa menyewa pakaian tradisional Tionghoa dengan biaya sewa hanya Rp 100.000.

Waktu pemakaian kostum ini disesuaikan dengan keinginan pengunjung, sehingga bisa menambah pengalaman berfoto yang unik dengan nuansa China.

Untuk kalian yang ingin berkunjung, Klenteng Sam Poo Kong berlokasi di Jalan Simongan Raya No. 129, Semarang.

Tempat wisata ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB di hari biasa dan pukul 08.00 WIB saat akhir pekan, dengan jam operasional hingga pukul 20.00 WIB.

Harga tiket masuknya pun sangat terjangkau, hanya Rp 10.000 di hari biasa dan Rp 15.000 saat akhir pekan.

Jadi jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan pesona sejarah dan keindahan budaya di Klenteng Sam Poo Kong!

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#semarang #wisata Semarang #Klenteng Sam Poo Kong #pakaian tradisional #Klenteng Gedung Batu #Tionghoa dan Jawa #akulturasi #klenteng Tionghoa