Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Menjelajahi Tumurun Private Museum: Destinasi Seni Instagramable di Solo, Yuk Segera Pesan Tiketnya!

Izzatul Akmal Fikri • Kamis, 3 Oktober 2024 | 18:01 WIB

Instalasi seni di Museum Tumurun.
Instalasi seni di Museum Tumurun.


RADAR MALIOBORO - Kota Solo memiliki beragam destinasi wisata menarik, salah satunya adalah Tumurun Private Museum, yang telah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Museum ini memiliki keunikan yang membuat pengunjung tak hanya datang untuk menikmati seni, tetapi juga merasakan suasana modern yang fotogenik dan cocok untuk diunggah ke media sosial.

Dilansir dari situs resmi tumurunmuseum.org, nama "Tumurun" memiliki arti "turun temurun," yang merepresentasikan upaya mewariskan sesuatu dari generasi ke generasi. Museum ini merupakan milik keluarga HM Lukminto, pendiri PT Sritex.

Tujuan didirikannya Tumurun Private Museum adalah untuk memajukan dan memperkaya pendidikan seni, khususnya di wilayah Solo dan sekitarnya.

Selain itu, museum ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara seni lokal dan internasional, sekaligus merangkul berbagai generasi melalui karya seni.

Saat berkunjung ke museum ini, pengunjung akan disuguhi berbagai instalasi seni yang menakjubkan. Selain instalasi, museum ini juga menampilkan seni kontemporer, lukisan klasik, hingga koleksi mobil antik yang menambah nilai keunikan.

Salah satu alasan pengunjung datang ke Tumurun adalah karena instalasi seni di sana terlihat sangat estetik dan instagramable, menjadikannya latar yang sempurna untuk foto-foto yang kemudian diunggah ke media sosial.

Dalam laman resmi Pemkot Surakarta, disebutkan bahwa museum ini memajang karya seni dari maestro-maestro terkenal seperti Basoeki Abdullah, Raden Saleh, Hendra Gunawan, Affandi, hingga seniman kontemporer seperti Eko Nugroho.

Selain koleksi tetapnya, Tumurun juga mengadakan pameran khusus dua kali dalam setahun yang menampilkan karya-karya seniman internasional.

Pameran ini tidak hanya berfungsi untuk menarik minat masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang dunia seni yang lebih luas.

Melalui akun Instagram resmi @tumurunmuseum, pihak museum memberikan panduan untuk melakukan reservasi tiket kunjungan.

Pengunjung dapat melakukan pemesanan tiket baik yang gratis maupun berbayar melalui situs resmi mereka.

Tiket berbayar dapat dibeli di museum dengan harga Rp 25.000 per orang, berlaku untuk segala usia.

Sementara itu, tiket gratis hanya bisa diperoleh setiap hari Senin mulai pukul 10.00 WIB melalui situs resmi, dan berlaku untuk kunjungan pada hari Selasa hingga Minggu di pekan yang sama, dengan kuota yang terbatas.

Jika berhasil mendapatkan tiket gratis, pengunjung akan menerima email konfirmasi yang harus ditunjukkan sebelum masuk.

Sedangkan untuk tiket berbayar yang dibeli secara online, pengunjung juga harus memastikan telah menyelesaikan proses pembelian hingga menerima email konfirmasi.

Tumurun Private Museum berlokasi di Jalan Kebangkitan Nasional No.2-4, Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah, dengan akses yang mudah dijangkau dari pusat kota.

Jangan sampai ketinggalan untuk merasakan pengalaman seni yang memukau ini, segera lakukan reservasi tiket dan nikmati keindahan instalasi seni yang tak terlupakan!

Editor : Winda Atika Ira Puspita
#destinasi solo #destinasi wisata menarik #wisata solo #instagramable #Destinasi Seni #tumurun private museum