RADAR MALIOBORO - Semarang memang dikenal dengan wisata alam yang menawan, namun ada satu objek wisata sejarah yang tak kalah menarik, yaitu Candi Gedong Songo.
Berlokasi di kaki Gunung Ungaran, kompleks candi peninggalan Hindu ini menawarkan perpaduan antara arsitektur kuno yang memukau dan panorama alam yang menakjubkan.
Jika Anda berencana untuk berkunjung, inilah informasi lengkap seputar wisata Candi Gedong Songo, mulai dari lokasinya, sejarah singkat, hingga aktivitas yang bisa dilakukan.
Candi Gedong Songo berada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut, membuat udara di sekitarnya terasa sejuk dengan suhu yang berkisar antara 19 hingga 27 derajat Celcius.
Pengunjung tidak hanya dapat menikmati keindahan candi-candi yang tersebar di area ini, tetapi juga dapat merasakan suasana pegunungan yang asri.
Setiap candi menyuguhkan pemandangan alam yang semakin menakjubkan seiring bertambahnya ketinggian.
Beberapa candi bahkan dikelilingi oleh kabut tipis yang menambah kesan magis.
Secara geografis, Candi Gedong Songo terletak di Krajan, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah, dengan jam operasional mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.
Tiket masuknya sangat terjangkau, berkisar antara Rp 10.000 hingga Rp 15.000. Nama "songo" dalam bahasa Jawa berarti sembilan, namun jumlah candi yang ada di kompleks ini tidak berjumlah tepat sembilan.
Beberapa wisatawan menghitung ada tujuh atau delapan candi, namun ada mitos yang menyebutkan bahwa siapa yang berhasil menghitung sembilan candi akan mendapatkan keberuntungan.
Selain menikmati keindahan arsitektur candi, pengunjung juga dapat menjelajahi area sekitar yang dipenuhi pepohonan tinggi dan hamparan rumput hijau yang dihiasi bunga berwarna-warni.
Menyusuri setiap candi yang bertingkat memberikan sensasi tersendiri, ditambah lagi pengunjung bisa menyewa kuda untuk berkeliling sambil menikmati pemandangan.
Jika Anda tertarik untuk merasakan keindahan sejarah dan alam dalam satu tempat, Candi Gedong Songo bisa menjadi pilihan wisata yang sempurna untuk Anda kunjungi saat berada di Semarang.