RADAR MALIOBORO - Goa Peden merupakan sebuah destinasi wisata yang terletak di Pacitan, Jawa Timur yang kini mencuri perhatian pengunjung dengan keunikannya yang mencolok.
Terkenal karena bebatuannya yang menyerupai pocong atau sosok hantu, kawasan ini menjadi favorit bagi para petualang dan pencari keindahan alam yang tak biasa.
Gua yang terletak di Dusun Seso, Desa Pringkuku ini merupakan goa bertipikal horizontal, menawarkan pengalaman eksplorasi yang menantang dan menarik.
Dalam perjalanan menuju Goa Peden, para pengunjung diimbau untuk meminta izin dari warga setempat.
Letak gua ini yang terpencil menambah daya tariknya sebagai hidden gem bagi para traveler yang berani menjelajahi tempat-tempat yang belum banyak diketahui.
Begitu memasuki Goa Peden, pengunjung akan disambut oleh suasana alami yang tanpa penerangan.
Goa ini dipenuhi stalaktit dan stalagmit yang indah, dengan empat bagian utama yang layak dijelajahi.
Dalam ruangan pertama, terdapat formasi stalagmit dan stalaktit yang sudah patah, yang mengingatkan pengunjung akan pentingnya menjaga keutuhan alam.
Di ruangan berikutnya, pengunjung akan menemukan formasi bebatuan yang menyerupai pocong.
Batu pocong ini terbentuk secara alami dari tumpukan kalsit yang menetes di dalam goa, menciptakan fenomena unik yang memukau.
Keberadaan batu pocong ini menjadikan Goa Peden semakin terkenal, dan berada di pojokan goa, batu tersebut bisa mengejutkan siapa pun yang melihatnya.
Namun, tidak hanya keindahan bebatuannya yang menarik, pengunjung juga harus mempersiapkan fisik dan mental yang kuat untuk menjelajahi Goa Peden.
Jalur di dalam goa memiliki tantangan tersendiri, termasuk jurang yang curam, sehingga setiap langkah harus dilakukan dengan hati-hati.
Bagi yang ingin mengeksplorasi lebih jauh, disarankan untuk membawa senter dan perlengkapan trekking lainnya, mengingat kondisi goa yang masih sangat alami.
Semakin jauh pengunjung masuk, kadar oksigen dalam goa akan semakin rendah. Oleh karena itu, jika merasa lelah atau pusing, sebaiknya segera keluar dari dalam goa untuk menjaga keselamatan.
Di ruangan tiga dan empat, pengunjung akan menemukan lebih banyak stalaktit yang mempesona, membuat pengalaman eksplorasi semakin kaya.
Goa Peden hingga kini belum dikelola secara komersial, sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan tempat ini secara gratis.
Namun, penting untuk tetap menjaga sikap dan tidak membuang sampah agar keindahan alam ini tetap terjaga.
Dengan kombinasi antara keindahan alam dan misteri yang ditawarkan, Goa Peden di Pacitan adalah destinasi yang wajib dikunjungi bagi mereka yang mencari pengalaman tak terlupakan di tengah pesona alam Indonesia.
Editor : Winda Atika Ira Puspita