Ekonomi Teknologi Lifestyle Lesehan Pendidikan Sport Pemerintahan Politik Parliament Hukum Sejarah Internasional

Bosan dengan Wisata Alam? Inilah Tiga Toko Buku di Jogja yang Bisa Kalian Pilih Jadi Wisata Literasi

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 18 Desember 2024 | 14:19 WIB
Ilustrasi rak buku.  (Canva)
Ilustrasi rak buku. (Canva)

RADAR MALIOBORO - Wisata adalah aktivitas yang sangat digandrungi banyak orang tidak melihat dari kalangan mana saja, setiap orang sebaiknya melakukan wisata minimal 1 kali dalam seminggu. Hal ini tentunya diperlukan sebagai bentuk apresiasi, sekaligus cara mengistirahatkan diri dari kegiatan wajib keseharian, seperti bekerja atau sekolah.

Umumnya ketika kita mendengar kata ‘berwisata’ pastinya berusaha mencari tempat-tempat yang memiliki pemandangan indah, contohnya pantai dan gunung. Tapi jangan salah, bermanja mata dengan buku dapat menjadi alternatif menarik selain berwisata alam. Yuk kepoin perpustakaan buku di Jogja berikut ini:

1. Toko Buku Natan

Berlokasi di Jl. Mondorakan No.5, Prenggan, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Buka mulai pukul 09.00-18.00 WIB.

Rumah para buku selanjutnya berada di dalam bangunan cagar budaya yang telah berdiri sejak tahun 1857, yaitu nDalem Natan Royal Heritage. Sebagai pemilik toko buku, Nasir Tamara membeli bangunan itu setelah bangunan terdampak gempa dan mulai membuka toko buku sejak tahun 2019.

Toko Buku ini memiliki keunikan pada sejarah bangunannya yang dulu sempat menjadi kediaman orang kaya di Jogja. Keberadaan toko buku Natan dapat mempermudah pecinta sastra yang bertempat tinggal di belahan selatan Jogja. Bangunan yang memang sudah ada sejak zaman dulu dan hingga saat ini masih dipertahankan bentuk aslinya memberikan kesan lawas.

Karakteristik para buku di toko buku Natan adalah bergenre indie yang harganya cenderung murah.

Selain menjadi tempat jual beli buku, toko buku Natan juga terdapat kafe yang dapat digunakan sebagai tempat membaca buku sambil menikmati secangkir kopi. Menariknya tempat ini juga menyediakan penginapan bagi pengunjung dari luar Jogja yang ingin bermalam.

Toko Buku Nathan memiliki tujuan untuk membantu mahasiswa dan para turis yang ingin mencari buku dengan harga terjangkau, mengingat lokasinya berada di kawasan perguruan tinggi dan kerap dikunjungi wisatawan.

2. Buku Akik

Berlokasi di Jl. Kaliurang KM 12, Gg. Besi Raja No.60 D, Candi Karang, Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman. Di Yogyakarta. Buka mulai pukul 11.00-12.00 WIB.

Buku Akik merupakan rumah para buku dan pecinta sastra yang melengkapi ruangan mereka dengan interior lawas, sehingga membuat kesan ruangan di zaman dulu. Toko buku ini merupakan toko buku independen dan perpustakaan yang mempublikasi buku yang telah terkurasi dengan baik oleh pendirinya sendiri, yaitu Tomi Wibisono.

Toko ini terbagi menjadi dua bagian ruangan, yaitu pada sisi barat ruangan terdapat perpustakaan dengan beragam koleksi buku yang tidak diperjualbelikan, dan di sisi kiri merupakan tempat untuk para pembaca dapat membeli buku. Jumlah buku untuk dibaca lebih banyak daripada dijual.

Secara keseluruhan Buku Akik bukanlah tempat yang luas, melainkan terkesan seperti perpustakaan rumahan. Setiap ruangan di isi dengan dekorasi berupa lukisan, tanaman, lego, action figure, patung, piringan hitam yang lengkap dengan alat pemutarnya, dan mesin tik. Mata dimanjakan dengan warna hangat kecoklatan yang membuat kesan homey.

Berkat pernak-pernik yang memenuhi toko Buku Akik, tempat ini tidak jarang disebut bernuansa Ghibli. Ghibli sendiri merupakan studio animasi di Jepang yang memiliki ciri khas animasi yang didominasi oleh gambar yang halus dengan warna-warna hangat dan warna pastel.

Toko Buku Akik mencerminkan keinginan sang pendiri, yaitu Tomi Wibisono. Penataan para buku pada bagian yang strategis atau gampang dilihat di ruangan bukanlah buku-buku best seller, melainkan buku-buku yang memang perlu dibaca atau dianggap penting untuk dibaca menurut Tomi. Hal Toko buku ini juga lebih mengutamakan karya para penulis dan penerbit yang masih merintis

Buku Akik memiliki slogan “Mari berkunjung, panjang umur budaya membaca” yang diwujudkan melalui tujuan mengajak para pembaca bersenang-senang dengan menghadirkan toko buku, rekomendasi bacaan, dan memberi ruang untuk para penulis muda.

3. Rumah Berdikari

Berlokasi di Jl. Elang Jawa No.29, Karangsari, Wedomartani, Kec. Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Buka pukul 13.00-00.00 WIB.

Rumah Berdikari menyediakan kesempatan membaca sambil menyeduh secangkir kopi. Menikmati berbagai bacaan sesuai selera yang disediakan pada setiap rak-rak di dalam rumah para buku.

Dadang sebagai pemilik Berdikari mengungkapkan tujuan tempat ini berdiri adalah sebagai motivasi bagi orang-orang untuk melakukan literasi dan berpikir melalui bacaan.

Sama seperti namanya, tempat ini menggunakan konsep homey supaya pengunjung merasa berada di rumah sendiri. Pengunjung dapat memilih tempat indoor atau outdoor untuk mencari kenyamanan saat membaca.

Menariknya Rumah buku yang berpasangan dengan kafe ini menyediakan makanan dan minuman yang dinamai berdasarkan tokoh-tokoh filsuf.

Selain mengistirahatkan mata dengan jajaran buku yang tertata berdasarkan unsur estetika dan rapi, wisata buku tentunya memanjakan pikiran melalui tulisan yang kaya akan ilmu pengetahuan.

Wisata buku juga pernah menjadi agenda dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulon Progo yang mengusung konsep Pameran Arsip dan Pameran Buku 2024 bertajuk Wisata Buku.

(Marina Juliana; Berbagai Sumber)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#literasi #wisata jogja #perpustakaan #toko buku #buku